Unsur Pimpinan Telah Terbentuk, DPRD Kabupaten Trenggalek Kebut Pembentukan Panlih Wakil Bupati

Empat pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek telah disahkan melalui rapat paripurna yang digelar di Gedung Dewan, Jumat (27/9/2019).

Unsur Pimpinan Telah Terbentuk, DPRD Kabupaten Trenggalek Kebut Pembentukan Panlih Wakil Bupati
AFLAHUL ABIDIN/SURYA
Pengambilan sumpah jabatan pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek, Jumat (27/9/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Empat pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek telah disahkan melalui rapat paripurna yang digelar di Gedung Dewan, Jumat (27/9/2019).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menduduki posisi ketua dewan periode 2019-2024. Pada periode sebelumnya, Samsul juga menjabat sebagai ketua dewan.

Sementara tiga jabatan wakil ketua dewan diisi politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Doding Rahmadi, politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Arik Sri Wahyuni, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Agus Cahyono.

Pengambilan sumpah jabatan itu digelar setelah usulan dari DPRD Trenggalek terkait jabatan pimpinan mendapat rekomendasi dari Gubernur Jatim.

Usai pelantikan, Samsul merasa bersyukur penetapan pimpinan dewan telah rampung. Termasuk juga telah rampungnya Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

“Artinya DPRD sekarang bisa bekerja, dan kami berharap semua anggota untuk bersiap karena waktunya mendesak, agenda kami padat,” ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Peduli Mahasiswa yang Meninggal Saat Demo, Kapolres Lamongan Ajak Jamaah Salat Ghaib

Jessica Iskandar Ungkap Persiapan Pernikahannya dengan Richard Kyle, Akui Sempat Stres hingga Sakit

Penetapan pimpinan dan AKD, kata dia, berjalan lancar karena masing-masing anggota dari tiap partai mampu berkomunikasi dan berkompromi secara baik. Sehingga, pembentukan AKD pun bisa lekas terbentuk dengan komposisi yang menurut dia ideal.

AKD yang dibentuk itu, yakni Badan Anggaran, Badan Kehormatan, Komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah, dan Badan Musyawarah.

Di hari setelah penetapan itu, kata dia, dewan akan bekerja maraton. Setelah rapat pembentukan AKD, pihaknya akan membahas pembentukan panitia pemilih pengisian jabatan wakil bupati yang sempat tersendat.

“Hari ini juga akan kami bahas,” kata Samsul kepada Tribunjatim.com.

Agenda lain yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi anggota dewan, yakni pembahasan APBD perubahan 2019 dan APBD 2020. Pembahasan oleh anggota dewan periode sebelumnya masih dalam tahap KUA-PPAS. (aflahul abidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved