Jawaban Risma Saat Ditanya Bakal Pemimpin Surabaya di Busan, Singgung Ambisi & Pegang Amanah Rakyat

Jawaban Risma Saat Ditanya Bakal Pemimpin Surabaya di Busan, Singgung Ambisi & Pegang Amanah Rakyat.

Jawaban Risma Saat Ditanya Bakal Pemimpin Surabaya di Busan, Singgung Ambisi & Pegang Amanah Rakyat
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi Busan Indonesia Center (BIC) di Busan, Korea Selatan, Minggu (29/9/2019). 

Jawaban Risma Saat Ditanya Bakal Pemimpin Surabaya di Busan, Singgung Ambisi & Pegang Amanah Rakyat

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Temu kangen Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan warga Indonesia di Busan membahas berbagai program andalan Pemkot Surabaya.

Antusias warga Indonesia di Busan dalam diskusi bersama Risma terkait e-Goverment Surabaya, tak lepas dari penilaian terhadap sosok pemimpin.

Di sela pertemuan, Risma pun ditanya terkait bakal pemimpin Pemkot Surabaya lima tahun mendatang.

Wali Kota Risma Kunjungi Jalan Surabaya di Busan Korea Selatan, Sambil Temu Kangen Warga Indonesia

Risma Rencanakan Bangun Museum Olahraga di Surabaya, Gedung Gelora Pancasila Jadi Kandidat Lokasi

IWAPI Surabaya Inginkan Wali Kota Surabaya Pengganti Risma, Kriterianya Seperti ini

"Memang pemimpin itu kan mendengar enggak bisa kalau tidak seperti itu kan kita nggak tahu apa permasalahan," kata Tri Rismaharini di Busan Indonesia Center, Minggu (29/9/2019).

Risma pun turut menceritakan adanya permasalahan banjir yang menjadi keluhan warga.

"Saya dulu tidak pernah membayangkan kalau banjir, dia tidak bisa kaya karena banjir terus makanya aku konsentrasi untuk menyelesaikan banjir," kata Risma.

Beberapa penjelasan soal pemimpin pun turut dijelaskan Risma di depan puluhan warga Indonesia di Busan.

Risma pun mengatakan jangan berambisi menjadi pemimpin sebab kursi pemimpin bukan ajang perebutan.

Selain cobaan yang berat berhadapan dengan berbagai karakter masyarakat, seorang pemimpin juga memegang amanah rakyat.

"Pernah waktu ke Mesir ini ada katanya, pemimpin harus direbut tapi siapa yang bilang kayak gitu, kalau kita berambisi dan merasa mampu kemudian diberikan cobaan Tuhan, menakutkan kasian yang merasakan rakyatnya," tutup dia.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved