TribunWiki

TRIBUNWIKI - Simak Tips Sukses Tanam Bawang Putih di Akhir Musim Kemarau ala Ditjen Hortikultura

Menjelang berakhir musim kemarau bulan ini, para petani di lahan dataran tinggi atau berlereng biasanya giat mempersiapkan diri untuk menanam

ISTIMEWA/TRIBUN JATIM
Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, mengingatkan petani, pelaku usaha dan petugas dinas pertanian di seluruh sentra produksi agar tetap waspada dan teliti sebelum menanam benih bawang putih. 

“Pertama, upayakan ketinggian lahan berada diatas 800 mdpl. Buat bedengan-bedengan, apabila diperlukan bedengan terssbut bisa ditutup mulsa," ujar Anton.

Kementan Kembangkan Kawasan Buah Tropis Hasil Petani Lokal Indonesia yang Berorientasi Ekspor

Kedua, atur jarak tanam 15 cm x 15 cm atau 10 cm x 15 cm.

Ketiga, tanam benih per 1 lubang cukup 1 siung dengan kedalaman 5 cm sd 7 cm” paparnya.

Lebih bagus lagi dipilih siung yang berukuran besar dari umbi-umbi yang berukuran kecil tadi. Makin besar siung, hasilnya akan lebih bagus.

Keempat, lakukan pemupukan yang cukup, setidaknya gunakan pupuk NPK 200-400 kg/ha dan pupuk ZA 100-200 kg/ha yang aplikasinya dipecah menjadi 3 kali pemberian yaitu pada saat tanaman usia 25 sampai 30 hari setelah tumbuh, 50 sampai 60 hari setelah tumbuh, dan 70 sampai 80 hari setelah tumbuh. Jangan lupa disiram dengan air yang cukup saat pemupukan.

Untuk tips kelima, berikan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 5 hingga 10 ton per hektare. Anton menganjurkan untuk memakai pupuk kandang sapi, kambing atau ayam. Caranya adalah dengan mengaplikasikannya di awal pengolahan tanah.

Menjawab Tantangan Pasar Global, Kementan Matangkan Grand Design Hortikultura Periode 2020-2024

Keenam, apabila bawang putih ditanam di musim kemarau, pastikan air harus tersedia dengan baik, karena tanaman bawang putih sangat butuh air. Namun sebaliknya, apabila ditanam di musim hujan pastikan drainase lahan harus lancar, supaya benih yg tertanam tidak lekas busuk akibat tergenang.

Selanjutnya tips ketujuh, lakukan pengendalian hama penyakit dengan baik terutama dijaga dari serangan jamur. Anton kembali mengingatkan agar petani tetap rajin rajin dan rutin melakukan pembersihan gulma dan merawat tanaman dengan baik sampai panen.

Tips kedelapan sangat penting diperhatikan, nantinya kalau sudah panen, lakukan seleksi terhadap hasil panen yang berasal dari benih berukuran kecil-kecil tadi.

Pilih calon benih bawang putih yang ukuran umbinya besar-besar dan padat. Bagus kalau bisa dipilih yang berukuran diameter lebih dari 5 cm. Ingat, semakin besar dan padat umbi, semakin bagus dijadikan benih untuk penanaman berikutnya

Anton meyakinkan, kalau seluruh proses dan tips tadi dilakukan dengan baik, hasilnya akan optimal.

"Dengan mengimplementasikan 8 tips ini, maka pertanaman berikutnya akan menghasilkan bawang putih dengan rata-rata ukuran umbinya lebih besar," tandasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved