Ditjen PKH Dorong Perusahaan Pakan Ternak Miliki Sertifikat CPPB: Baru 56 Pabrik yang Punya

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen PKH) mendorong perusahaan pakan ternak miliki sertifikat CPPB.

Ditjen PKH Dorong Perusahaan Pakan Ternak Miliki Sertifikat CPPB: Baru 56 Pabrik yang Punya
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah didampingi Direktur Pakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Sri Widayati (memakai baju merah) melepas ekspor perdana 200 ton pakan ayam petelur dari halaman PT. Sinar Indochem, Senin (30/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen PKH) mendorong perusahaan pakan ternak miliki sertifikat Cara Pembuatan Pakan Yang Baik (CPPB).

Direktur Pakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Sri Widayati mengatakan pabrik pakan ternak di Indonesia mencapai sekitar 87 pabrik.

"Namun yang memiliki sertifikat CPPB hanya sebanyak 56 pabrik saja. Dengan memiliki sertifikat tersebut, produsen pakan ternak dapat meningkatkan daya saing melalui jaminan mutu dan keamanan pakan," ujarnya kepada TribunJatim.com di sela acara ekspor perdana pakan ayam sebesar 200 ton PT Sinar Indochem, Senin (30/9/2019).

Pejalan Kaki Tewas Usai Ditabrak Oleh Pengendara Motor Di Gedangan Sidoarjo

Ia menjelaskan pihaknya akan melakukan berbagai cara agar perusahaan pakan ternak dapat memiliki CPPB.

"Selain menunggu pelaku usaha aktif mengurus sendiri sertifikat tersebut, kita juga akan turun ke lapangan untuk melakukan audit ke pabrik pakan yang baru mengurus atau akan melakukan perpanjangan sertifikat tersebut," jelasnya.

Dirinya juga menerangkan bahwa pada tahun ini ada sebanyak 24 perusahaan yang akan mengurus sertifikat tersebut.

Sementara itu dirinya juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusdatin Kementan, volume ekspor komoditas peternakan ke negara Timor Leste pada tahun 2018 mencapai 10.094 ton.

BREAKING NEWS - Gudang Kayu di Buduran Sidoarjo Terbakar Hebat

"Nilai nya sendiri mencapai USD 9,5 juta. Dengan komoditas produk yang diekspor terbanyak yakni pakan hewan sebesar 4.329 ton, susu dan kepala susu sebanyak 2.958 ton," terangnya.

Oleh karena itu dirinya berharap melalui ekspor perdana 200 ton pakan ayan ternak petelur ini dapat makin meningkatkan devisa negara.

"Apalagi kita telah mendapat kepercayaan dari negara Timor Leste untuk melakukan ekspor ke negara tersebut. Karena kegiatan eksportasi ini sendiri tidak lepas dari hasil kunjungan delegasi The Republic of Democratic of Timor Leste (RDTL) untuk melakukan Import Risk Analysis (IRA) ke beberapa perusahaan peternakan di Indonesia termasuk Jawa Timur," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved