Cegah Bayi Lahir Cacat dan Meninggal Dunia, Dinkes Tulungagung Serius Memerangi Penularan Sipilis

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung tengah gencar memerangi penyakit menular seksual (PMS), khususnya sipilis.

Cegah Bayi Lahir Cacat dan Meninggal Dunia, Dinkes Tulungagung Serius Memerangi Penularan Sipilis
kolase
HIV/AIDS dan Pemulasaran jenazah 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung tengah gencar memerangi penyakit menular seksual (PMS), khususnya sipilis.

Perang terhadap sipilis ini bagian dari gerakan triple eliminasi yang dicanangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yaitu eliminasi HIV, sipilis dan hepatitis B.

Targetnya pada 2030 tidak ada lagi bayi yang lahir mengidap tiga penyakit itu.

Menurut Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Tulungagung, Didik Eka, selama ini sipilis masih dianggap tabu.

Penyakit ini terkesan kotor karena ditularkan lewat aktivitas seksual, namun realitanya menjangkit di tengah masyarakat.

“Yang menjadi perhatian kami, dampak penyakit ini pada ibu hamil,” ujar Didik kepada Tribunjatim.com, Selasa (1/10/2019).

Seusai Kebakaran, BKD Jamin Tak Ada Data Kenaikan Pangkat Pegawai yang Hilang

Pemprov Jatim Kirim Tim ke Papua untuk Mendata dan Buka Posko Bantuan Pemulangan Warga Jatim

Ribuan Santri PP Tebuireng Jombang Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan untuk Negeri

Penyakit sipilis disebabkan bakteri treponema paladium.

Pada ibu yang hamil bisa menularkan kuman ini kepada bayi yang tengah dikandungnya.

Jika tidak diobati, maka bayi yang dilahirkan berisiko mengalami cacat atau kematian.

“Karena itu sipilis harus dieliminasi, agar bati-bayi yang lahir di Tulungagung tidak caat atau meninggal dunia,” tegas Didik kepada Tribunjatim.com.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved