Kuasa Hukum Tersangka Kerusuhan Asrama Papua Minta Pasal yang Dilayangkan ke SA Perlu Diuji

Kuasa hukum SA, tersangka kerusuhan Asrama Papua di Surabaya minta pasal yang dilayangkan ke SA perlu diuji

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Nur Azizah istri tersangka SA, bersama kuasa hukumnya ajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (1/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hishom Prasetyo Akbar, kuasa hukum SA, tersangka kasus dugaan kerusuhan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya mengatakan pasal yang disematkan kepada kliennya ini perlu diuji. 

Pasal-pasal tersebut di antaranya, Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Lalu, Pasal 160 KUHP dan Pasal 16 UU No. 40 tahun 2008 tentang penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. 

Sidang Perdana Praperadilan Kasus Kerusuhan Asrama Papua Surabaya, Termohon Diminta Siapkan Jawaban

TERPOPUPER: Potret Mulan Hadiri Malam Sumpah Anggota DPR hingga Foto Mesra Farhat dan Hotman Paris

"Klien kami adalah orang yang berada dalam video. Dan tidak masuk akal bila disematkan dengan pasal UU ITE. Dia bukan orang yang membuat dan menyebar video," ujar Hishom, Selasa (1/10/2019). 

Oleh karenanya, ia menilai kerusuhan yang terjadi sampai saat ini yang ada di beberapa daerah di Papua sangat tidak arif bila dibebankan kepada kliennya dan tersangka lainnya. 

Karena munculnya kerusuhan, itu tidak serta merta dari apa-apa yang terjadi di Surabaya.

"Jangan hanya karena satu dan lain hal yang masih belum bisa dibuktikan secara hukum kemudian disimpulkan surabaya rasis dan dijadikan alasan kerusuhan. Kembali kami junjung tinggi hukum kita asas praduga tak bersalah karena tidak bisa langsung menjudge harus dibuktikan dulu karena itu delik," tandasnya. 

Kasus Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua, Istri SA Ajukan Praperadilan, Wong Suami Saya Bertugas

7 Fakta Kerusuhan di Wamena, Kapolda Papua Ungkap Penyebabnya Karena Massa Termakan Kabar Hoaks

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved