4 Cara Merayakan Hari Batik Nasional, Warisan Budaya Indonesia Diakui Sejak 10 Tahun Lalu, Simak!

Berikut 4 cara merayakan Hari Batik Nasional, warisan budaya Indonesia yang diakui sejak 10 tahun lalu. Simak!

4 Cara Merayakan Hari Batik Nasional, Warisan Budaya Indonesia Diakui Sejak 10 Tahun Lalu, Simak!
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Batik Nganjuk mulai unjuk gigi dengan mengenalkan motif kain batik ke luar daerah Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM - Batik telah diakui sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia.

Pengakuan ini ditetapkan sejak 2 Oktober 2009.

Pengakuan batik sebagai warisan dunia juga berlaku sejak UNESO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity).

Sejak saat itu, 2 Oktober selalu menjadi momentum spesial bagi masyarakat Indonesia.

Pada 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Gubernur Jatim Khofifah Akui Batikholic, Sebut Batik Jadi Identitas dan Pemersatu Bangsa

Staf Kedubes di Tanzania saat menggunakan batik asli Kabupaten Pamekasan, Selasa (9/7/2019) (Istimewa Humas Kedubes RI untuk Tanzania)
Staf Kedubes di Tanzania saat menggunakan batik asli Kabupaten Pamekasan, Selasa (9/7/2019) (Istimewa Humas Kedubes RI untuk Tanzania) (Istimewa)

Namun, 2 Oktober tahun ini lebih spesial.

Sebab, tahun ini merupakan tahun ke-10 Batik diakui sebagai warisan budaya dunia.

Sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun, perayaan Hari Batik selalu meriah di berbagai daerah.

Ada berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk merayakan Hari Batik Nasional.

Batik Khas Kabupaten Nganjuk Pukau Pengunjung JFS, Pemkab Nganjuk Bakal Patenkan Motif Batik Khas

Tak hanya agar memakai Batik terwariskan ke generasi-generasi yang lebih muda, tetapi juga untuk memperkuat eksistensi batik.

Halaman
1234
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved