Seberapa Pentingkah Memblokir STNK Motor Setelah Jual Kendaraan? Simak Penjelasannya!

Seberapa pentingkah memblokir STNK motor setelah menjual kendaraan? Simak penjelasannya berikut ini!

Seberapa Pentingkah Memblokir STNK Motor Setelah Jual Kendaraan? Simak Penjelasannya!
KOMPAS.com/Tigor Munthe
Ilustrasi STNK 

TRIBUNJATIM.COM - Satu di antara cara paling benar untuk menghindari pajak progresif ialah hanya mempunyai satu unit motor.

Karena, jika lebih dari itu bisa dikenai pajak tambahan.

Pajak ini diterapkan berdasarkan alamat pemilik kendaraan.

Nah, lalu seberapa pentingkah memblokir STNK setelah menjual kendaraan?

Ilustrasi STNK
Ilustrasi STNK (KOMPAS.com/Tigor Munthe)

Viral di Facebook, Motor Honda Beat Raib Dicuri Saat Diparkir Pemilik di depan Rumahnya di Surabaya

Apabila kendaraan lama sudah dijual dan Anda membeli lagi mobil atau motor baru.

Maka jangan lupa untuk memblokir Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK).

Jika tidak dilakukan, maka kendaraan yang sudah dijual itu masih terdaftar atas nama pemilik sebelumnya, sesuai dengan nama yang tertera di STNK.

Cara memblokir STNK tidak sulit, yang perlu diperhatikan hanyalah kelengkapan dokumennya saja.

Cara Menghitung Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dengan Contoh Tarif di Wilayah Ibu Kota, Simak!

Kepala Sub Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Kasubdit Regident) Polda Metro Jaya AKBP Sumardji mengatakan, pemilik hanya sediakan pernyataan penjualan kendaraan bermaterai dan melampirkan fotokopi STNK dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Jadi apabila melakukan transaksi jual kendaraan, segera mendatangi kantor Samsat terdekat berikut dengan menyerahkan surat pernyataan dan kelengkapan tadi. Sehingga petugas segera melakukan pemblokiran dan pemilik berikutnya wajib segera membalik nama," ucap Sumardji kepada Kompas.com (grup TribunJatim.com) belum lama ini.

Berbagai mobil yang ada di Showroom Nathan Motor di Darmo Trade Centre (DTC) Surabaya, Rabu (8/5/2019).
Berbagai mobil yang ada di Showroom Nathan Motor di Darmo Trade Centre (DTC) Surabaya, Rabu (8/5/2019). (TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH)

AKBP Sumardji menambahkan, jika tidak ada fotokopi STNK, yang terpenting adalah menyertakan nomor polisi dan jenis kendaraan tersebut. 

Adu New Toyota Calya Vs New Daihatsu Sigra, MPV Mini Facelift Terbaru 2019, Cek Harga dan Fiturnya!

Selain itu, sertakan juga KTP yang sesuai dengan STNK serta surat pernyataan.

Petugas dari Samsat akan langsung membantu proses blokir.

"Prosesnya mudah dan cepat, tidak sampai berhari-hari. Tergantung dari kelengkapan dokumen yang harus diserahkan," kata Sumardji.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Pentingya Blokir STNK Setelah Jual Kendaraan

Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved