Sidang Lanjutan Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan, Saksi: 3 Terdakwa Hanya Lempari Batu

Sidang lanjutan kasus dugaan pembakaran Polsek Tambelangan kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
suasana sidang kasus dugaan pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, Madura yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Enam saksi Polisi beberkan kesaksian, Rabu, (2/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sidang lanjutan kasus dugaan pembakaran Polsek Tambelangan kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi.

Adan enam saksi dari Polsek Tambelangan, Sampang, Madura, yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anton Zulkarnaen. 

Mereka di antaranya Hermanto, Nurfaiq, Edi Sutrisno, Moch Aminuddin, Khoirul Anam dan Salman Al Farisi. 

"Pergerakan massa berdatangan sejak pukul 19.00 setelah sholat isya dan Kejadian sekitar pukul 22.30," terang satu diantara saksi  Hermanto yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Tambelangan, Rabu, (2/10/2019). 

(Sidang Perdana, Pelaku Bakar Polsek Tambelangan Minta Penangguhan Penahanan Gegara Masih Sekolah SMA)

Adapun tiga terdakwa yang diadili, yakni Abdul Qodir, Hadi Mustofa dan Supandi.

Para saksi Polisi ini mengaku tidak melihat para tersangka melakukan Pembakaran.

"Karena banyak massa, kami tidak tau satu persatunya. Yang pasti ketiga terdakwa ini ada di lokasi dan melempari Polsek dengan batu," tambah saksi Nurafiq yang menjabat sebagai Kanit Intel Polsek tersebut. 

Menurut para saksi, Peristiwa ini dipicu dari informasi adanya tokoh agama yang ditangkap di Jakarta. 

"Terdapat 11 sepeda motor yang terbakar, 4 di antaranya milik pribadi dan sisanya sepeda motor dinas," ungkap Nurafiq.  

Atas keterangan para saksi tersebut, ketiga terdakwa membenarkan tidak melakukan pembakaran melainkan hanya melempar batu. 

"Saya hanya melempar batu sebanyak dua kali,"kata terdakwa Hadi Mustofa yang ditegaskan terdakwa Abdul Qodir.

Sedangkan terdakwa Supandi mengaku hanya melempar satu kali.

"Cuma satu kali," ucapnya.

(9 Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Ditahan di Polda Jatim, Harus Buat Permohonan Maaf ke Jokowi)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved