Sejarah Pepsi, Minuman Ringan Berkarbonasi yang Bakal Hilang dari Peredaran di Indonesia

Sejarah Pepsi, minuman ringan berkarbonasi yang bakal hilang dari peredaran di Indonesia.

Sejarah Pepsi, Minuman Ringan Berkarbonasi yang Bakal Hilang dari Peredaran di Indonesia
New York Post
Sejarah Pepsi, minuman ringan berkarbonasi yang bakal hilang dari peredaran di Indonesia 

Pada 1913, Pepsi merekrut Barney Oldfield, seorang pengemudi mobil balap terkenal di zaman itu, sebagai juru bicara.

Dia menjadi terkenal karena slogan "Drink Pepsi-Cola. It Will Satisfy You".

(Minum Pepsi-Cola. Akan Puaskan Anda).

Perusahaan akan menggunakan seleberitas untuk menarik minat pembeli dalam beberapa dekade mendatang.

Di Rumah Muzdalifah yand Ditawar Rp50 M Ada Kipas Angin, Raffi Ahmad Nyinyir: Enggak Ada AC?

Kebangkrutan Pepsi

Setelah bertahun-tahun kemakmuran moderat, perusahaan itu jatuh pada masa-masa sulit setelah Perang Dunia I dan direorganisasi dan bergabung kembali pada beberapa kesempatan di tahun 1920-an.

Pada 1931 merek dagang dan aset perusahaan diambil oleh Charles GGuth (1876-1948), pendiri Pepsi-Cola Modern.

Dia yang mendirikan Pepsi-Cola Company yang baru, meminta seorang ahli kimia merumuskan minuman yang lebih baik.

Yaitu mencakup mengatur operasi pembotolan baru, dan menjual botol 12 ons yang sangat sukses dengan harga 5 sen.

Guth juga presiden Loft, Incorporated, sebuah pabrik permen dan rantai air mancur soda (didirikan tahun 1919).

Halaman
1234
Editor: Alga W
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved