Berkas 2 Tersangka Kasus Dugaan Kerusahan Asrama Mahasiswa Papua Masih 'Nandon' di Polda Jatim

Berkas dua perkara rusuhnya Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya hingga kini masih dalam tahap P-19.

Berkas 2 Tersangka Kasus Dugaan Kerusahan Asrama Mahasiswa Papua Masih 'Nandon' di Polda Jatim
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Aspidum Kejati Jatim, Asep Maryono 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkas dua perkara rusuhnya Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya hingga kini masih dalam tahap P-19. Berkas tersebut dikembalikan kembali oleh Kejati ke Polda Jatim untuk dilengkapi.

Dua berkas perkara itu antara lain, kasus dugaan pelanggaran Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang menjerat tersangka Tri Susanti (TS) dan berkas perkara kasus dugaan ujaran kebencian yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Syamsul Arifin (SA) sebagai tersangka.

“Kedua berkas perkara tersebut masih tahap P-19. Pengembalian berkas dilakukan agar penyidik Polda Jatim melengkapi apa yang menjadi petunjuk jaksa dalam berkas,” ujar Aspidum Kejati Jatim, Asep Maryono, Sabtu, (5/10/2019). 

VIDEO Anggota DPR Menangis Ingatkan Keadaan Papua saat Sidang, Singgung soal Sandiwara Berebut Kursi

Sosok Jimmy Demianus Ijie, Anggota DPR RI yang Menangis Saat Interupsi soal Papua di Sidang MPR

Ditanya perihal materi apa yang harus dilengkapi penyidik, Asep enggan menceritakan secara detail. 

“Biar nanti jaksa penuntut yang menjelaskan itu. Yang pasti ada beberapa hal yang harus dilengkapi agar bisa didalami jaksa penuntut dalam upaya pembuktian pada persidangan nanti,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam kasus insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Polda Jatim telah menetapkan Koordinator aksi pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, Tri Susanti alias Mak Susi, sebagai tersangka ujaran kebencian dan provokasi insiden tersebut.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved