Imbas Kerusuhan Wamena, 472 Perantau Jatim Pulang dari Papua, Rombongan 430 Orang Bakal Datang Lagi

Dampak dari kerusuhan Wamena, setidaknya saat ini sudah ada 472 perantau Jawa Timur yang kembali dari Papua.

Imbas Kerusuhan Wamena, 472 Perantau Jatim Pulang dari Papua, Rombongan 430 Orang Bakal Datang Lagi
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di acara pengajian di Mapolda Jawa Timur, Minggu (6/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dampak dari kerusuhan Wamena, setidaknya saat ini sudah ada 472 perantau Jawa Timur yang kembali dari Papua.

Hingga pekan depan, masih ada ratusan perantau Jawa Timur yang akan tiba lagi dari Papua ke Jawa Timur.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (6/10/2019).

Ia mengatakan besok dan pekan depan juga sudah ada data penduduk perantau dari Jatim di Wamena yang akan tiba di Jawa Timur.

Nurul Hayat Ajak Saring Berita Provokatif Soal Krisis Sosial Wamena, Ini Belum Selesai

"Sekali lagi, mereka ini adalah perantau. Ketika di sana ada kerusuhan sosial maka mereka kembali ke daerah asal. Sampai sore kemarin total ada 472 orang perantau dari Wamena yang sudah kembali," kata Khofifah yang diwawancarai seusai pengajian di Mapolda Jatim.

Lebih lanjut, ia mengatakan sesuai jadwal besok masih akan ada perantau Jatim dari Wamena yang tiba.

Mereka diberangkatkan dari Sentani Jayapura.

Kisah Nurul Hayat Mendampingi Warga Jatim di Ambon dan Wamena Lewat Program Sigab

Selanjutnya juga masih akan ada perantau Jatim yang juga akan sampai kembali ke tanah kampung halaman.

Setelah sebelumnya perantau dipulangkan dengan pesawat hercules, pada 15 Oktober 2019 mendatang akan datang rombongan perantau yang tiba dengan menggunakan kapal laut.

"Nanti yang tanggal 15 Oktober, akan tiba sebanyak 430 an orang yang naik kapal. Kalau warga kita total yang masih di Wamena saya tidak bisa sebutkan. Tapi lebih banyak di Sentani dan Jayapura," kata Khofifah.

Mereka begitu tiba di Jawa Timur dipulangkan langsung oleh Pemprov Jawa Timur ke daerah kabupaten kotanya masing-masing.

Mereka setiap orang mendapatkan bantuan dari Pemprov berupa uang santunan Rp 1 juta, pakaian, dan juga sembako. (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Kisah Neti, Ngungsi di Kantor Polisi Hindari Kerusuhan Wamena dalam Kondisi Hamil 2 Bulan

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved