Baru Satu Warga Lamongan Dari Wamena Tiba di Surabaya, ini Ceritanya

Hingga keempat kelompok terbang kepulangan warga Jawa Timur dari Wamena, belum ditemukan data adanya warga Lamongan tiba

Baru Satu Warga Lamongan Dari Wamena Tiba di Surabaya, ini Ceritanya
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Bupati Malang, Sanusi bersama Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, dan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian DK, menyambut pengungsi Wamena Papua asal Jawa Timur yang tiba menggunakan pesawat Hercules di Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Rabu (2/10/2019). Sebanyak 120 pengungsi dari Wamena asal Jawa Timur tiba di Malang untuk kembali ke daerah asal pasca kerusuhan di Wamena. 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Hingga keempat kelompok terbang kepulangan warga Jawa Timur dari Wamena, belum ditemukan data adanya warga Lamongan tiba. Hanya satu warga bernama Subur (47) warga Jogo Kecamatan Sekaran yang tiba dengan biaya sendiri untuk pulang dengan menumpang kapal Pelni.

Subur bisa pulang setelah berhasil kabur melarikan diri ke Jayapura. Di Jayapura, Subur meminta uang untuk ongkos pulang ke Jawa Timur, meski harus naik kapal laut.

Semalam Subur tiba di Perak dan menginap di Transito.

"Ini sudah saya susul ke Surabaya, tapi tidak mau pulang," kata Kepala Dinas Sosial Lamongan, Moh. Kamil kepada Surya.co.id, Senin (7/10/2019).

Subur tiba di Surabaya tidak membawa harta apapun, hanya pakaian di badan dan pakaian yang dibungkus dalam tas kresek.
Saat ditemui Kamil di Transito, Subur memilih tidak pulang ke kampungnya di Jogo Kecamatan Sekaran.

"Ndak mau pulang ke Lamongan," kata Kamil kepada Tribunjatim.com.

Subur memilih pulang ke Sidoarjo, rumah yang dikontraknya untuk anak dan istrinya sembilan bulan lalu.
Subur tampak trauma dan belum bisa menerima jemputan Kepala Dinas Sosial, Moh Kamil yang mengajaknya pulang ke kampung halaman.

"Sudah pak, saya tak pulang ke Sidoarjo saja kumpul sama anak istri. Yang penting saudara saya di kampung sudah tahu kalau saya selamat," kata Subur seperti ditirukan Kamil.

Jalan Putri Cempo Memprihatinkan, Komisi III Pesimis Gresik Revitalisasi Selesai Tepat Waktu

Pelayanan RSUD Buruk, Family Ketua Komisi II Meninggal Akibat Telat Penanganan

Saat kabur menuju Jayapura, Subur juga harus memainkan strategi untuk membantu keselamatannya dalam perjalanan.
Ia terpaksa meminta kaos doreng pada seorang TNI. Subur punya keyakinan, dengan mengenakan kaos doreng TNI akan selamat.
Berangkatlah Subur pulang ke Jawa dengan menumpang kapal menuju Tanjung Perak Surabaya.

Sementara itu, Dinas Sosial mengaku belum mempunyai data warga Lamongan yang pulang dari Wamena.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved