Intip Manisnya Bisnis Jasa Titip, Pembeli Rela Bayar Ongkir Ratusan Ribu Demi Buku di Big Bad Wolf

Untung ratusan ribu dalam sehari membuat Vonny dan deretan pengusaha jasa titip (Jastip) rela datang ke event bazar dari pagi hingga sore.

TRIBUNJATIM.COM/ANUGRAH FITRA NURANI
Jasa titip di Big Bad Wolf 2019 Surabaya, Senin (7/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anugrah Fitra Nurani.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untung ratusan ribu dalam sehari membuat Vonny dan deretan pengusaha jasa titip (Jastip) rela datang ke event bazar dari pagi hingga sore.

Secara khusus, di momen Big Bad Wolf 2019 Surabaya, Vonny rela datang jam 09.00 hingga jam 17.00 WIB.

Wartawan TribunJatim.com pun mengikuti admin akun Instagram @jastip_bbw_surabaya ini pada Senin (7/10/2019).

Puluhan buku anak dan Activity Book Vonny borong hanya dalam beberapa jam.

"Paling laris memang buku untuk anak, produk yang lebih interaktif. Mungkin Banyak ibu-ibu yang ingin belikan anaknya," ucap Vonny.

Bisnis Jasa Titip di Big Bad Wolf Surabaya, Puluhan Buku Diborong dalam 2 Jam demi Raih Untung

Rata-rata buku yang diborong Vonny ialah buku interaktif seperti buku mewarnai, berhitung, dan main puzzle.

Namun Vonny sendiri lebih sering memilihkan buku sesuai instingnya.

"Pokoknya buku yang saya anggap menarik, ya saya fotoin, saya share," ucap pengusaha Jastip ini.

Vonny sendiri tidak bisa jelaskan buku semacam apa yang pasti diinginkan pelanggan.

Dia hanya mengandalkan instingnya setahun geluti Jastip, bahwa buku-buku yang dia share pasti juga disukai pelanggannya.

"Mungkin pengusaha Jastip yang lebih senior, lebih paham soal ini," ucap Vonny.

Ada Bisnis Jasa Titip Buku Diskon di Big Bad Wolf Surabaya, yang Tertarik Bisa Gabung di Grup WA

Namun, bila sekali menemukan buku bagus, pembeli dari Sumatera pun rela beli dari Surabaya.

"Pernah waktu itu orang Sumatera titip ke saya, produknya sampai dua kilo dan ongkir nya Rp 100 ribu, jauh lebih mahal dari harga bukunya. tapi orangnya mau, ya sudah deal," ucap Vonny.

Menurutnya, Big Bad Wolf di Surabaya terbilang lebih banyak dinanti dibanding Big Bad Wolf di kota lain.

"Kata temenku sesama jastip, BBW 2019 koleksinya jauh lebih banyak kalau di Surabaya," ucap Vonny.

Tak heran puluhan pengunjung dengan troli penuh buku, yang terindikasi pengusaha Jastip, ikut memenuhi Big Bad Wolf 2019.

"Ada juga Jastip yang istilahnya nimbun. Dia cari buku-buku menarik bukan titipan pelanggan. Tapi dia simpan hingga nanti jadi langka, terus dia jual," ucap Vonny.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved