Demi Tingkatkan SDM UKM di Pedesan, PKM Unesa Gelar Pendampingan UKM Jamu Herbal di Pasuruan

PKM Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Pasuruan melakukan pendampingan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jamu Herbal di Kabupaten Pasuruan.

Demi Tingkatkan SDM UKM di Pedesan, PKM Unesa Gelar Pendampingan UKM Jamu Herbal di Pasuruan
ISTIMEWA
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Pasuruan melakukan pendampingan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jamu Herbal di Kabupaten Pasuruan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Pasuruan melakukan pendampingan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jamu Herbal di Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini digelar untuk mengembangkan potensi Sumber daya manusia di wilayah pedesaan.

Kegiatan PKM ini berfokus pada jenis kegiatan olahan makanan, yang melibatkan UKM Jamu Ayuni di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Berdasarkan rilis yang diterima oleh TribunJatim.com, kegiatan dengan pelaksana teknis Hendry Cahyono dan anggota tim, Erina Rahmadyanti ini meliputi introduksi teknologi tepat guna (TTG) mesin pengering dengan sistem hot blow, pelatihan teknis, demonstrasi kegiatan serta pendampingan.

BREAKING NEWS - Gudang Penjemuran Kayu di Kota Pasuruan Ludes Terbakar

Mendekam di Rutan Bangil, Tersangka Korupsi Dispora Kab Pasuruan Lilik Wijayanti Kini Lebih Tenang

Hendry menuturkan, hasil kegiatan yang telah dicapai yakni peningkatan omzet UKM dari produksi kegiatan usaha jamu, dan peningkatan kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan mitra.

"Lalu peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra di dalam memproduksi jamu herbal, serta keterampilan dalam membuat jamu,” beber Hendry, Selasa (8/10/2019).

Terkait mengapa sasaran PKM di perdesaan, Hendry menjelaskan karena kebanyakan SDM di perdesaan masih rendah, sehingga mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

“Masyarakat terkadang tidak mengetahui bagaimana mengelola sumber daya alam yang melimpah, sehingga dapat bernilai komersil untuk dapat meningkatkan taraf hidupnya,” ucap Hendry.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved