KPU Nganjuk Gelar Evaluasi Pemutakhiran Data Pemilih, Disimpan Untuk Pemilu Berikutnya

Meski tidak menyelenggarakan Pemilukada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk tetap melakukan pemutakhiran data pemilih.

KPU Nganjuk Gelar Evaluasi Pemutakhiran Data Pemilih, Disimpan Untuk Pemilu Berikutnya
Ilustrasi KPU 

 TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Meski tidak menyelenggarakan Pemilukada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk tetap melakukan pemutakhiran data pemilih.

Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan atau menyimpan data pemilih yang telah divalidasi sesuai perkembangan pemilih di Kabupaten Nganjuk.

Ketua KPU Kabupaten Nganjuk, Pujiono mengatakan, data pemilih di KPU tersebut akan dilakukan penyimpatan beserta catatan. Diantaranya catatan data pemilih yang meninggal dunia, atau pemilih pindah tempat dengan pemberian tanda khusus yang akan dipelihara sampai pada pelaksanaan pemilu berikutnya.

"Dengan demikian data pemilih dalam Pemilu di KPU tidak dibiarkan begitu saja, tapi disimpan untuk data pemilih dalam pemilu berikutnya nanti," kata Pujiono, ditengah rapat evaluasi pemutakhiran dana pemilih Pemilu tahun 2019, Selasa (8/10/2019).

Disamping itu, menurut Pujiono, kegiatan Evaluasi Data Pemilih Pemilu Tahun 2019 Oleh Kpu Kabupaten Nganjuk juga dimaksudkan untuk mengevalusi semua tahapan pemutahiran data pemilih mulai dari saat awal pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakuakan oleh Petugas Pemutakhoran Data Pemilih (PPDP), selanjutnya penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS), Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPS-HP) kemudian Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPT-HP 1) hingga Daftar Pemilih Tetap Hasil Pebaikan dua dan tiga.

Dalam evaluasi data Pemilih Pemilu, menurut Pujiono, KPU melibatkan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil untuk data keseluruhan, termasuk dengan komponen-komponen data pemilih, misalnya kalau ada NIK yang eror, nomor KK yang eror akan langsung dikoordinasikan dengan Dispendukcapil.

392 Bencana Landa Jatim Dalam Setahun, Pemprov Ingin Pasang Early Warning System Berbasis IoT

Terungkap Penyebab Salah Pemakaman Korban Laka Tuban Hidup Lagi, Wajahnya Ternyata Tak Dikenali 

Motor Diparkir di Garasi Rumah Kos Surabaya, Mahasiswi Ini Bingung Motornya Raib Dibawa Pencuri

Berikutnya data perbaikan itu dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan, UPTD Provinsi dan Kemenag terkait dengan data pemilih pemula. Kegiatan itu dipastikan melibatkan PPK dan PPS SeKabupaten Nganjuk yang selama ini terlibat langsung dalam pemutakhiran data pemilih.

Dalam evaluasi tersebut, ungkap Pujiono, tidak hanya dilakukan evaluasi terhadap alur pemutakhiran data pemilih namun juga dilakukan evaluasi terhadap sumber daya manusia yang terlibat aktif di dalamnya, mulai dari PPDP, PPS, PPK hingga KPU dan Disdukcapil sebagai pembanding ketersediaan data dan tak ketinggalan operator-operator di masing – masing jenjang.

Kegiatan evaluasi, tambah Pujiono, juga dilakukan dengan kajian ulang terhadap norma atau aturan berupa surat edaran KPU maupun PKPU yang selama ini dijadikan rujukan pelaksanaan kegiatan, sehingga apabila dianggap dalam pelaksanaan kegiatan pemutakhiran ada hal yang kurang relevan, maka di kemudian hari akan ada penyempurnaan terhadap pelaksanaan pemutakhiran data pemilih.

"Alhamdulillah untuk kabupaten Nganjuk tidak ada data yang eror sampai akhir perselisihan hasil pemilihan umum di MK, semuanya sudah nihil persoalan dan bersih,” tutur Pujiono kepada Tribunjatim.com. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

 

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved