Total Serapan Dana Kelurahan di Tulungagung Baru 25 Persen

Penggunanaan Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan kelurahan, yang jamak disebut dana kelurahan di Kabupaten Tulungagung baru terserap 25 persen.

Total Serapan Dana Kelurahan di Tulungagung Baru 25 Persen
david yohanes/surya
Pembangunan fisik di Kelurahan Kenayan yang bisa dianggarkan dari dana kelurahan. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Penggunanaan Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan kelurahan, yang jamak disebut dana kelurahan di Kabupaten Tulungagung baru terserap 25 persen.

Rendahnya serapan ini tidak lepas dari ketakutan para lurah, untuk mengaplikasikan dana dari pusat ini.

“Dari data pencairan dana yang ada pada kami, totalnya masih sekitar 25 persen,” ungkap Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset daerah (BPKAD) Tulungagung, Chitmadyantoro.

Dana kelurahan bersumber dari APBN dan APBD Kabupaten, yang totalnya mencapi Rp 720 juta per kelurahan.

Diakui Chitmadyantoro, rendahnya angka serapan karen dana kelurahan adalah program baru, sehingga ada rasa takut di kalangan lurah untuk memanfaatkan dana ini.

Chitmadyantoro berharap, tiga bulan sisa tahun 2019 bisa dimanfaatkan untuk optimalisasi penyeragan dana ini.

“Paling tidak bisa mencapai 90 persen sampai 99 persen,” ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Angkot Online di Kota Malang Akan Menggunakan Sistem Zonasi, Bayarnya Mulai Rp 3.500 Satu Zonasi

Rekomendasi 10 Menu Sarapan Khas Jogja Dekat Jalan Malioboro, Pecel Senggol hingga Soto Lenthok

BREAKING NEWS - Gudang Penjemuran Kayu di Kota Pasuruan Ludes Terbakar

Dana kelurahan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan fisik, atau pemberdayaan masyarakat.

Jika dana ini tidak terserap sepenuhnya, maka akan dikembalikan ke kas daerah dan menjadi
sisa lebih anggaran (SiLPA).

Masih menurut Chitmadyantoro, saat ini dana kelurahan untuk tahun 2020 sudah dianggarkan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved