Aksi Nekat ABG Ngawi Curi Motor Diparkir di Sawah Demi Perawatan Kecantikan, Diciduk di Waduk Pondok

Aksi Nekat ABG Ngawi Curi Motor Diparkir di Sawah Demi Perawatan Kecantikan, Diciduk di Waduk Pondok.

Aksi Nekat ABG Ngawi Curi Motor Diparkir di Sawah Demi Perawatan Kecantikan, Diciduk di Waduk Pondok
SURYA/DONI PRASETYO
EYL (16) membelakangi kamera, anak warga Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi ini pingin terlihat cantik dengan perawatan salon, tapi karena tidak punya biaya, anak baru gede (ABG) ini nekat mencuri motor tetangganya 

Aksi Nekat ABG Ngawi Curi Motor Diparkir di Sawah Demi Perawatan Kecantikan, Diciduk di Waduk Pondok

TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Layaknya anak baru gede (ABG), EYL (16) anak warga Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, ini pun pingin terlihat cantik seperti teman teman sebayanya.

Namun karena tidak ada biaya perawatan kecantikan, ABG mencuri motor tetangganya. Alhasil, untuk sementara EYL harus menginap di Kantor Polisi.

Insiden Kecelakaan Maut di Tol Ngawi, Honda HR-V Tabrak Pembatas Jalan, 2 Orang Tewas di Tempat

Sopir Diduga Mengantuk, Bus Berpenumpang 45 Orang Hantam Tronton Muat Batu Bata di Tol Madiun-Ngawi

Wabup Ngawi Niat Maju Pilbup Ngawi 2020 Lewat PDIP, Jalani Fit & Proper Test Bacabup di PDIP Jatim

"Sesuai pengakuan tersangka, sepeda motor hasil curiannya itu akan dijual ke seorang penadah di Madiun dan hasilnya untuk biaya perawatan kecantikan," kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu kepada TribunJatim.com, Rabu (9/10).

Tapi rencana EYL gagal, lanjut Kapolres, anggota Reskrim Polres Ngawi berhasil menangkapnya terlebih dahulu, setelah korban melapor kepada Polisi. Akibatnya, rencana ke salon kecantikan untuk perawatan wajah urung dilakukan EYL.

"Kami menemukan motor yang dicuri tersangka itu di wilayah hukum Madiun. Setelah motor kami temukan, tersangka kami tangkap, dilokasi wisata Waduk Pondok, Ngawi,"jelas Kapolres berbadan atletis ini.

Menurut Kapolres Pranatal Hutajulu menyebutkan, pencurian yang dilakukan gadis yang sudah putus sekolah ini berawal saat melihat motor milik Supangat tetangganya yang diparkir di pinggir sawah dengan kunci kontak yang masih menempel.

"Melihat ada motor yang kunci kontaknya masih menempel ditempatnya, rasa ingin memiliki dan membawa kabur motor itu timbul dihati tersangka. Apalagi tersangka butuh biaya untuk perawatan kecantikan,"ujarnya.

Dikatakan Kapolres, selain menangkap pelaku, Polisi juga sudah mengamankan terlebih dahulu barang bukti satu unit sepeda motor berjenis bebek, warna hitam bernopol AE 6889 JW, milik Supangat warga Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

"Kasus pencurian ini cukup menarik, karena yang bersangkutan masih di bawah umur dan putus sekolah. Dia yang awalnya tidak punya rencana, melihat sepeda motor diparkir dengan kunci menempel, timbul niat jahat itu,"kata Pranatal Hutajulu.

Tersangka, tambah Kapolres, mestinya dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian, namun setelah di konsultasikan dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), akhirnya kasus itu dikembalikan kepada orangtuanya.

"Setelah kami koordinasikan dengan KPAI, mengingat pelaku masih dibawah umur, akhirnya kasus ini kami diversi atau pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana,"kata Kapolres Ngawi Pranatal Hutajulu.

Saat ini, barang bukti pencurian berupa sepeda motor bebek warna hitam dikembalikan kepada pemiliknya Supangat warga Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Penyerahan sepeda motor dilakukan Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu langsung

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved