Dua Pelaku Aniaya Anggota Geng Ngadu ke Kapolrestabes Surabaya, Hajar Korban Karena Curi Motornya

Dua Pelaku Aniaya Anggota Geng Ngadu ke Kapolrestabes Surabaya, Hajar Korban Karena Curi Motornya.

Dua Pelaku Aniaya Anggota Geng Ngadu ke Kapolrestabes Surabaya, Hajar Korban Karena Curi Motornya
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho saat menginterogasi tersangka hasil Operasi Sikat Semeru 2019 yang digelar selama 16 - 27 September 2019, Rabu (9/10). Polisi juga menyita satu unit mobil, 72 unit motor, 79 handpone, 9 laptop,4 televisi, 4 cincin, 3 liontin, 7 gelang dan puluhan sajam serta kunci T. 

Dua Pelaku Aniaya Anggota Geng Ngadu ke Kapolrestabes Surabaya, Hajar Korban Karena Curi Motornya

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua tersangka penganiayaan anggota geng yang ditangkap unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya turut dipamerkan dalam Operasi Sikat Semeru 2019,Rabu (9/10/2019).

Dua tersangka itu adalah Ikram Ali Akbar (22) warga Jalan Boro Sidowungu RT 14 RW 4, Menganti, Gresik dan Ahmad Ari Rizaldi (18) warga Jalan Simorejo Sari A6/42 Surabaya.

Saat ditanya Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho, mereka mengaku termotivasi menganiaya salah satu anggota geng All Star lantaran diduga telah mencuri motor miliknya.

Geng Remaja di Surabaya Viralkan Aksi Aniaya Anggota Geng Lawan, Murni Ingin Tunjukkan Eksistensi

Kasus Remaja Dihajar Anggota Geng di Surabaya, Bekuk 9 Remaja, Polisi Masih Buru 1 Pelaku Lagi

Kronologi Sebenarnya ABG 16 Tahun Dikeroyok 9 Anggota Geng di Surabaya, Videonya Terlanjur Viral!

"Motor saya hilang pak, yang nyuri mereka (geng All Star)," kata Ikram di hadapan Kapolrestabes Surabaya dan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

Mendengar laporan kedua tersangka itu, dengan cekatan Sandi memerintahkan Kasat Reskrim untuk menindak anggota geng All Star yang melakukan aksi kriminal.

"Tolong ditindak juga mereka (All Star). Biar sama-sama ya," perintah Sandi lirih kepada Kasat Reskrim.

Sebelumnya, perseteruan dua kelompok geng di Surabaya ini mencuat pada sekitar pertengah September lalu.

Dua kelompok sempat akan melakukan tawuran di Jalan Jakarta Surabaya dan berhasil digagalkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Namun demikian, perseteruan mereka masih berlanjut, hingga viral sebuah video satu anggota geng All Star yang disekap dan dianiaya oleh kelompok KP Jawara.

Penganiayaan itu membuat 9 orang ditangkap oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dua dewasa lainnya masih dibawah umur.

Usai ditangkap dan diproses hukum, perseteruan tak juga mereda. Kedua kelompok geng ini sempat akan melakukan tawuran di jalan Indrapura Surabaya, Sabtu (5/10/2019) malam.

Aksi itu berhasil terendus polisi dan membuat kocar-kacir geng KP Jawara.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved