Warga Temukan Perahu Baja Tanpa Las di Bengawan Solo, Dinas Pariwisata Bergerak

Temuan perahu baja di Bengawan Solo yang ada di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng Lamongan direspon Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan

Warga Temukan Perahu Baja Tanpa Las di Bengawan Solo, Dinas Pariwisata Bergerak
SURYA/HANIF MANSHURI
Pejabat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan meninjau lokasi temuan perahu baja di Bengawan Solo pada Rabu (9/10/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Temuan perahu baja di Bengawan Solo yang ada di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng Lamongan direspon Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sudah menerjunkan kepala bidang didampingi sejumlah pegawai Disparbud.

"Kami sudah ke lokasi penemuan perahu baja ini untuk melihat secara langsung," kata Kabid Kebudayaan Disbudpar Lamongan, Mifta Alamuddin pada Surya.co.id, Rabu (9/10/2019).

Seusai ke lokasi, pihaknya langsung membuat laporan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB Jatim) di Mojokerto.

(BPCB Trowulan Mulai Lakukan Ekskavasi di Lokasi yang Diduga Penemuan Candi Gedog Blitar)

Harapannya agar segera bisa dilihat secara langsung oleh pihak yang berwenang.

BPCB Jatim pun berjanji segera bisa melakukan kajian terhadap temuan ini.

"Dengan melihat langsung dan melakukan kajian, akan segera bisa diketahui apakah benda tersebut memenuhi unsur benda bersejarah atau bukan," ungkapnya.

BPCB Jatim juga bisa segera mendapat kepastian apakah benda tersebut memenuhi unsur benda bersejarah atau bukan.

Untuk mengevakuasi perahu diperlukan alat berat untuk mengangkat ketiga perahu ini.

"Warga sudah berusaha mengangkatnya secara manual tapi tidak bisa karena sebagian besar badan perahu masih tertimbun lumpur," ungkapnya.

(BPCB Trowulan Mulai Lakukan Ekskavasi di Lokasi yang Diduga Penemuan Candi Gedog Blitar)

Momen evakuasi juga harus dilakukan hati - hati agar tidak terjadi kerusakan.

"Ya harus memakai alat berat, yaitu memakai crane agar bodi perahu juga tidak rusak," katanya.

Sembari menunggu tim arkeolog dari BPCB, pasukan juga menunggu debit air Bengawan Solo surut dalam beberapa hari ke depan agar diketahui seberapa dalam terbenamnya dan bentuk perahu bajanya.

Diketahui, warga Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng menemukan perahu yang berbahan baja dan pembuatannya tanpa menggunakan las sama sekali alias keling.

Reporter: Surya/Hanif Manshuri

(Tim BPCB Trowulan Temukan Struktur Anak Tangga dan Bangunan Tepi di Situs Candi Gedog Kota Blitar)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved