Bakal Lepas Posisi Menteri Pertanian, Andi Amran: Air Hujan Jangan Dibiarkan ke Laut Begitu Saja

Jabatan Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian di Kabinet Kerja Jilid I akan berakhir lebih kurang 10 hari lagi.

Bakal Lepas Posisi Menteri Pertanian, Andi Amran: Air Hujan Jangan Dibiarkan ke Laut Begitu Saja
SURYA/IMAM TAUFIQ
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman saat berkunjung ke PT RMI 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jabatan Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian di Kabinet Kerja Jilid I akan berakhir lebih kurang 10 hari lagi.

Andi Amran Sulaiman mempunyai beberapa pesan kepada Menteri Pertanian selanjutnya di Kabinet Kerja Jilid II selama lima tahun kedepan.

Yang pertama, Indonesia yang mempunyai iklim Subtropis dengan curah hujan tinggi diharapkan Amran bisa semaksimal mungkin dimanfaatkan sektor pertanian.

"Pertama bagaimana air hujan yang jatuh di bumi Indonesia ini jangan dibiarkan masuk ke lautan sebelum jadi protein dan karbohidrat," ucap Andi Amran Sulaiman, Kamis (10/10/2019).

(Harusnya Dapat Rp 500 Ribu Kementan, Penerima Cuma Dapat RP 400 Ribu di Pamekasan, ke Mana Sisanya?)

Andi Amran Sulaiman juga melihat di negara lain seperti Jerman, Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang bisa memanfaatkan sinar matahari dengan maksimal untuk sektor pertanian.

"Kita ini punya sinar matahari 12 bulan, mereka cuma enam bulan sudah bisa ekspor, kita 12 bulan masa impor, itu tidak bagus," lanjutnya.

Andi Amran Sulaiman juga berharap, di era teknologi pertanian 4.0, Indonesia bisa meningkatkan produksi pertanian dengan teknologi yang semakin canggih.

"Bisa tanam padi dari bawah pohon bisa juga dari rumah menggunakan rice planter yang jalan sendiri. Kita juga. menanam padi menggunakan drone," ucap pria asal Bone, Sulawesi Selatan ini.

Dengan semakin canggihnya teknologi sehingga mempermudah pekerjaan para petani, Amran Sulaiman berharap akan lebih banyak lagi anak-anak muda yang tertarik untuk masuk dunia pertanian.

(Wilayah Pertanian di Kota Batu Menyusut, Warga Kota Batu Kekurangan Beras)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved