Ekskavasi Hari Keempat, Luas Pagar Keliling Candi Gedog di Kota Blitar Mulai Teridentifikasi

Luasan pagar keliling bangunan Candi Gedog di Kota Blitar mulai terlihat di hari keempat proses ekskavasi yang dilakukan tim BPCB Trowulan, Kamis

Ekskavasi Hari Keempat, Luas Pagar Keliling Candi Gedog di Kota Blitar Mulai Teridentifikasi
Surya/samsul hadi
Tim BPCB Trowulan meneliti struktur bata yang diperkirakan pagar keliling Candi Gedog, Kamis (10/10/2019). Posisi struktur bata itu berada di bawah saluran air. 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Luasan pagar keliling bangunan Candi Gedog di Kota Blitar mulai terlihat di hari keempat proses ekskavasi yang dilakukan timBalai Peletarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Kamis (10/10/2019).

Tim BPCB memperkirakan pagar keliling candi berbentuk bujur sangkar dengan luas 25 m x 25 m.

Ketua Tim Ekskavasi Candi Gedog dari Balai Peletarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Nugroho Harjo Lukito mengatakan sudah menemukan tiga sudut pagar keliling bangunan candi pada hari keempat ekskavasi. Ketiga sudut pagar keliling itu berada di tenggara, barat daya, dan barat laut.

Dari tiga sudut yang ditemukan itu, dia memperkirakan luas pagar keliling bangunan candi, yaitu, 25 m x 25 meter. Sedangkan, pagar keliling bangunan candi berbentuk bujur sangkar.

"Tiga sudut pagar keliling candi sudah terlihat, yakni, di tenggara, barat daya, dan barat laut. Meski struktur bata antara sudut di tenggara dan barat daya belum terlihat sambungannya. Kami masih menggali lagi untuk menemukan bagian bawah bangunan pagar," kata Nugroho kepada Tribunjatim.com.

Ekskavasi Candi Gedog Blitar Hari Ketiga, BPCB Trowulan Fokus Cari Sudut Bangunan Tepi Candi

Akar Pohon Yang Rapuh, Diduga Penyebab Tumbangnya Pohon Yang tewaskan Seorang Pengendara

Sempat Bentak Emil Salim, Sikap Arteria Dahlan ke Sang Profesor saat Acara Selesai Jadi Sorotan

Dikatakannya, tim juga menggali titik di sebelah utara posisi sudut yang ditemukan di bagian tenggara. Hal itu untuk memastikan sambungan struktur bata yang mengarah ke utara.

"Kami cari sambungannya dulu, mungkin besok sudah terlihat," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Dia menjelaskan, beberapa sudut yang ditemukan itu merupakan bangunan pagar keliling candi. Pagar keliling ini menjadi penanda batas sakral bangunan candi. Nugroho juga memperkirakan ada bangunan pagar lingkungan di sekitar pagar keliling candi.

"Kalau bangunan utama candi berada di dalam pagar keliling. Perkiraan di sebelah barat pohon beringin," katanya.

Tetapi, Nugroho belum mengetahui bentuk bangunan utama candi. Menurutnya, bentuk bangunan utama candi bisa model tertutup, model altar yang tinggi, atau sebuah pertitaan.

"Untuk mengetahui model bangunan utama candi perlu dilakukan ekskavasi lanjutan," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Seperti diketahui, Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan, Mojokerto, mulai melakukan ekskavasi di situs Candi Gedog, Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, sejak Senin (7/10/2019). Proses ekskavasi dilakukan selama lima hari hingga Jumat (11/10/2019).

Pada hari kedua ekskavasi, Tim BPCB mulai menggali beberapa titik di lokasi. Dari hasil penggalian awal, Tim BPCB memastikan di lokasi merupakan tempat bangunan kompleks percandian.

Tim menemukan struktur bangunan candi dari bata bentuknya memanjang di sisi selatan Punden Joko Pangon. Bangunan struktur bata itu sebagai bagian tepi candi. Lokasi struktur bata itu berada di bawah saluran irigasi.

Pada hari ketiga ekskavasi, tim fokus mencari sudut bangunan pagar keliling atau tepi candi. Pencarian sudut itu untuk mengidentifikasi luas bangunan candi di lokasi. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved