Malang Waspada ! Fenomena Angin Kencang Mulai Terjadi, Beberapa Titik Jalan Potensi Pohon Tumbang

Malang Waspada ! Fenomena Angin Kencang Mulai Terjadi, Beberapa Titik Jalan Potensi Pohon Tumbang.

Malang Waspada ! Fenomena Angin Kencang Mulai Terjadi, Beberapa Titik Jalan Potensi Pohon Tumbang
ISTIMEWA/TRIBUN JATENG
Angin kencang 

Malang Waspada ! Fenomena Angin Kencang Mulai Terjadi, Beberapa Titik Jalan Potensi Pohon Tumbang

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mengimbau masyarakat Malang waspada terhadap fenomena angin kencang yang mulai terjadi saat ini.

Berdasarkan pantauan BPBD, kecepatan angin di Kota Malang berada di kisaran 21 km/jam dan masuk dalam kategori waspada.

“Kami imbau untuk hati-hati ya. Saat ini kecepatannya 21 km/jam. Masuk kategori waspada,” tutur Analis Kebencanaan BPBD Kota Malang Mahfuzi, Kamis (10/10/2019).

Cara Beda Pria dari Malang Tipu Polisi Simpan Sabu di AC Mobil, Tapi Anjing Pelacak Tak Bisa Ditipu

Fakta-fakta Keisya Levronka, Arek Malang yang Lolos Indonesian Idol 2019 Berkat Celengan Rindu

Ada Diskon 10 Persen Beli Tiket Kereta Api di Universitas Muhammadiyah Malang, Ini Jadwalnya

Ia menyebut ada beberapa kawasan yang berpotensi terdapat pohon tumbang. Kawasan tersebut diantaranya Jalan Semeru, Jalan Raung, Jalan Arjuno, di depan RS Saiful Anwar serta daerah Sawojajar.

“Di situ banyak sekali terdapat pohon-pohon besar. Berpotensi sekali ada pohon tumbang,” ungkapnya.

Pada September 2019, BPBD Kota Malang mencatat ada 2 kasus pohon tumbang. Peristiwa itu berpotensi bertambah sebab Indonesia sedang memasuki musim pancaroba yang membuat suhu akan naik dan turun.

“Suhu yang naik turun berdampak pada hembusan angin. Tapi kita doakan semoga semua baik-baik saja,” imbuhnya.

Sesuai analisa BMKG kata Mahfuzi, musim hujan diprediksi mengguyur Kota Malang pada awal November mendatang. Selain banjir, ancaman pohon tumbang juga membayangi kota berjuluk bunga ini seperti yang pernah terjadi pada Oktober 2018 lalu.

“Kami sudah beri warning via medsos. Mudah-mudahan tidak sampai 56 km/jam kecepatannya seperti Oktober 2018 lalu,” tutupnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved