Pengacara : Kliennya Sebut Tidak Terbukti Lakukan Pembunuhan Berencana

Pengacara Syamsul, Tasya Hanafiah menyatakan, terdakwa tidak terbukti melakukan pembunuhan berencana ketika ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Surabay

Pengacara : Kliennya Sebut Tidak Terbukti Lakukan Pembunuhan Berencana
Surya/samsul Arifin
Terdakwa Syamsul bin Tosin lolos dari tuntutan hukuman mati. Pria ini hanya dituntut JPU Pompy Polansky dengan hukuman penjara selama 10 tahun. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengacara Syamsul, Tasya Hanafiah menyatakan, terdakwa tidak terbukti melakukan pembunuhan berencana ketika ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Menurut dia, dalam fakta persidangan, Syamsul tidak pernah ikut pertemuan di rumah Faisol. Dia hanya mendapatkan perintah dari pelaku lain untuk membunuh Setiono.

"Terdakwa dipaksa pelaku lain. Kalau tidak mengeksekusi akan dipermalukan," kata Tasya.

Korban diyakini sudah membacok kerabatnya, Muji. Kalau tidak bersedia mengeksekusi maka akan dianggap tidak berani membela keluarganya. 

Eksekutor Pembunuhan Tukang Servis AC di Surabaya Dituntut 10 Tahun

Polisi Datangi Terduga Pelaku Pelemparan Batu ke Mobil, Tapi Tidak Bisa Memproses

BREAKING NEWS - Mobil Suzuki Masuk ke Parit Jalan A Yani Surabaya, 3 Penumpang Dilarikan ke RS

Karena itulah dia memutuskan menerima perintah untuk membunuh korban. Diketahui, Terdakwa Syamsul bin Tosin lolos dari tuntutan hukuman mati.

Pria ini hanya dituntut JPU Pompy Polansky dengan hukuman penjara selama 10 tahun. Jaksa menyatakan terdakwa selaku eksekutor pembunuhan secara berencana, Setio Budiono yang bekerja sebagai tukang servis AC.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved