Sempat Viral Salah Pemakaman & 'Hidup Lagi', Sunarto Pilih Ruwat & Ganti Nama, Ini Namanya Sekarang

Sempat Viral Salah Pemakaman & 'Hidup Lagi', Sunarto Pilih Ruwat & Ganti Nama, Ini Namanya Sekarang.

Sempat Viral Salah Pemakaman & 'Hidup Lagi', Sunarto Pilih Ruwat & Ganti Nama, Ini Namanya Sekarang
M Sudarsono/Surya
Sunarto mengendarai becak motor miliknya untuk pulang dari Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Lamongan ke rumahnya Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Tuban. 

Sempat Viral Salah Pemakaman & 'Hidup Lagi', Sunarto Pilih Ruwat & Ganti Nama, Ini Namanya Sekarang

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Sunarto (40), warga Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, yang viral beberapa hari terakhir akibat salah pemakaman yang dialami, kini telah diganti namanya.

Nama Sunarto kini telah diubah menjadi Mohamad Narto Pribadi, setelah dilakukan proses ruwatan untuk membuang sial, Rabu (9/10/2019), pukul 22.00 WIB.

"Nama saya sudah diganti menjadi Mohamad Narto Pribadi," Kata bapak satu anak yang dikabarkan meninggal dan telah dikubur di pemakaman desa setempat itu kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Setelah Dianggap Meninggal karena Kecelakaan hingga Dimakamkan, Warga Tuban Ini Akan Kembali Kerja

Cerita Sunarto, Pria Tuban yang Dianggap Meninggal, Lalu Pulang Malam, Gegerkan Warga

Sempat Dikabarkan Wafat Kecelakaan dan Dikira Sudah Dimakamkan, Warga Tuban Ini Ruwatan Malam Ini

Bahkan, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang batu pada sebuah proyek di Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Lamongan itu juga telah menyatakan kembali bekerja.

Mengingat dia sudah tidak masuk kerja selama tiga hari, setelah viral dia dianggap sebagai korban kecelakaan yang meninggal hingga dimakamkan.

Padahal jenazah korban kecelakaan yang dimakamkan adalah Wartim (35), warga Dusun Jarum, Desa Pruggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban, yang tak lain merupakan teman kerja di Paciran sejak tahun 1993.

"Ya waktunya kerja kembali setelah memenangkan pikiran, yang meninggal Wartim teman saya. Dia pinjam motor sudah tiga bulan dan memberi uang Rp 1 juta, mau saya jual Rp 2 juta, jadi masih kurang bayar akhirnya dipinjam dulu," Pungkasnya.

Sekadar diketahui, Wartim terlibat kecelakaan di Wilayah Kecamatan Brondong, Lamongan, Senin (7/10/2019), dini hari.

Saat kecelakaan dia meminjam motor Jupiter MX milik Sunarto tanpa membawa identitas, wajah dan tubuhnya tidak dapat dikenali karena kecelakaan parah yang dialami.

Lalu polisi Lamongan memeriksa jok motor ada identitas Sunarto, sehingga dia menghubungi pihak keluarga sesuai dengan alamat yang tertera pada identitas tersebut.

Jenazah Wartim yang dianggap Sunarto itupun diambil di Puskesmas Brondong, lalu dimakamkan pukul 15.00 WIB.

Kemudian adik dari Narto mencoba menghubunginya melalui panggilan telepon, lalu tersambung hingga akhirnya terkuak Narto tidak meninggal.

Di hari yang sama, Narto pun pulang dengan mengendarai becak motor pukul 18.00 WIB dan sampai di rumah pukul 20.00 WIB.

Kepulangannya pun menggegerkan warga setempat, termasuk keluarganya, karena mereka merasa telah mengubur jenazah Narto

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved