Warga Malang Diimbau BPBD Waspada Angin Kencang, Berikut Daftar Kawasan Berpotensi Pohon Tumbang

BPBD Kota Malang imbau warga untuk waspada angin kencang. Berikut kawasan yang berpotensi terdapat pohon tumbang

Warga Malang Diimbau BPBD Waspada Angin Kencang, Berikut Daftar Kawasan Berpotensi Pohon Tumbang
ISTIMEWA
Kejadian pohon tumbang yang terjadi di Desa Bokor, Kecamatan Tumpang, Jumat (22/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mengimbau masyarakat Bhumi Arema waspada terhadap fenomena angin kencang yang mulai terjadi saat ini.

Berdasarkan pantauan BPBD, kecepatan angin di Kota Malang berada dikisaran 21 km/jam dan masuk dalam kategori waspada.

“Kami imbau untuk hati-hati ya. Saat ini kecepatannya 21 km/jam. Masuk kategori waspada,” tutur Analis Kebencanaan BPBD Kota Malang, Mahfuzi kepada TribunJatim.com Kamis (10/10/2019).

KRONOLOGI Tewasnya Pengendara Motor Saat Tertimpa Lamtoro Tinggi 5 Meter, Suara Brek & Terjengkang

Ia menyebut ada beberapa kawasan yang berpotensi terdapat pohon tumbang.

Kawasan tersebut di antaranya Jalan Semeru, Jalan Raung, Jalan Arjuno, di depan RS Saiful Anwar serta daerah Sawojajar.

“Di situ banyak sekali terdapat pohon-pohon besar. Berpotensi sekali ada pohon tumbang,” ungkapnya.

Pada September 2019, BPBD Kota Malang mencatat ada 2 kasus pohon tumbang.

UPDATE Pohon Lamtoro di Surabaya Roboh hingga Tewaskan Pengendara, 2 Korban Lainnya Dibawa ke RS

Peristiwa itu berpotensi bertambah sebab Indonesia sedang memasuki musim pancaroba yang membuat suhu akan naik dan turun.

“Suhu yang naik turun berdampak pada hembusan angin. Tapi kita doakan semoga semua baik-baik saja,” imbuhnya.

Sesuai analisa BMKG, kata Mahfuzi, musim hujan diprediksi mengguyur Kota Malang pada awal November mendatang.

Selain banjir, ancaman pohon tumbang juga membayangi kota berjuluk bunga ini seperti yang pernah terjadi pada Oktober 2018 lalu.

“Kami sudah beri warning via medsos. Mudah-mudahan tidak sampai 56 km/jam kecepatannya seperti Oktober 2018 lalu,” tutupnya.

Pengakuan 6 Pengedar Uang Palsu di Lamongan Senilai Rp 304 Juta, Libatkan Pak Haji dari Surabaya

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved