Liga Indonesia

Yakini Pemain Persebaya Miliki Potensi, Pikal Optimistis Munculkan Permainan Khas Bajul Ijo Wani

Selain matangkan strategi, pelatih asal Austria itu juga dituntut untuk bisa lebih lagi munculkan permainan khas Surabaya yang dikenal wani, ngeyel.

Yakini Pemain Persebaya Miliki Potensi, Pikal Optimistis Munculkan Permainan Khas Bajul Ijo Wani
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Cara unik diperagakan Persebaya Surabaya Walfgong Pikal saat menggelar sesi latihan sore di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (8/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Wolfgang Pikal miliki pekerjaan rumah besar untuk bisa bawa Persebaya Surabaya meraih hasil lebih dibandingkan musim lalu yang finis di posisi lima klasemen pada akhir Liga 1 2018.

Selain matangkan strategi, pelatih asal Austria itu juga dituntut untuk bisa lebih lagi munculkan permainan khas Surabaya yang dikenal wani, ngeyel, dan ngosek.

Tentang target memunculkan permainan khas itu, disampaikan Wolfgang Pikal, dari komposisi pemain yang ada saat ini, ia yakin miliki potensi besar bisa mewujudkan hal tersebut.

“Persebaya punya potensi, walaupun Ini semua warisannya dari putaran pertama sebetulnya. Tapi kami usahakan untuk maju lebih baik di klasemen,” terang Wolfgang Pikal pada Surya (TribunJatim.com Network, Rabu (9/10/2019).

Konsentrasi Penuh pada Persebaya, Wolfgang Pikal Belum Sempat Menikmati Liburan di Surabaya

PSM Makassar Vs Arema FC, Dua Bek Andalan Singo Edan Berpeluang Kembali Merumput

Syarat utama yang nantinya akan terus diberlakukan Wolfgang Pikal setiap laga, di luar taktik dan strategi adalah penggawa Bajul Ijo harus bermain 100 persen.

Dengan begitu, sentuhan permainan wani disebut mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu bisa dimunculkan secara maksimal.

“Saya selalu bicara pada pemain, taktik bisa benar dan salah sedikit, teknik bisa error pemainnya. Tapi yang tidak bisa jadi, sampai penonton rasakan ini pemain tidak main 100 persen, dia keluarin cuma 80 persen, ini yang saya tidak mau terima dari pemain,” tegas Wolfgang Pikal.

Bahkan, untuk mewujudkan kemajuan Persebaya Surabaya tersebut, meski Wolfgang Pikal sudah kurang lebih sebulan berada di Surabaya, ia tidak sekalipun jalan-jalan menikmati tempat wisata maupun ke mall untuk sekadar senang-senang saat libur.

Masa Jeda Kompetisi, Persela Lamongan Matangkan Taktik dan Strategi Demi Menjauh dari Degradasi

Maung Bandung Layangkan Surat Protes Terkait Kinerja Wasit di Laga Madura United Vs Persib Bandung

“Saya gak kemana-mana, saya kerja terus. Selama di Surabaya belum sekalipun keliling ke tempat wisata dan mall, saya bukan tipe seperti itu,” ucapnya.

“Saya tipe kerja, saya lebih penting semua lancar untuk tim agar punya tim bagus untuk sukses,” pungkas Wolfgang Pikal. (Khairul Amin)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved