5000 Penderita Katarak Dioperasi Gratis, Gubernur Khofifah: Tahun 2023 Jatim Bebas Katarak

Provinsi Jawa Timur menduduki posisi teratas angka kebutaan di Indonesia. Hal ini menjadi perhatian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

5000 Penderita Katarak Dioperasi Gratis, Gubernur Khofifah: Tahun 2023 Jatim Bebas Katarak
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah meninjau pasien yang menjalani operasi katarak di RSUD dr Soedono, Kota Madiun, Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Provinsi Jawa Timur menduduki posisi teratas angka kebutaan di Indonesia. Hal ini menjadi perhatian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Untuk itu, dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Timur ke 74, Gubernur Khofifah menggelar bakti sosial operasi mata katarak gratis di titik titik rumah sakit Jawa Timur.

Targetnya momen ini, ada 5000 warga Jawa Timur yang bisa mendapatkan layanan operasi mata katarak secara oleh cuma-cuma.

"Kegiatan ini kami selenggarakan momennya memang berkaitan dengan HUT Jawa Timur. Namun ini akan berseiring dengan program Komite Mata Daerah yang Insya Allah minggu depan akan ada pelantikannya," ucap Gubernur Khofifah.

(Penderita Katarak di Jatim Capai 400 Ribu Orang, Didominasi Paparan Ultraviolet & Diabetes)

"Kita berharap bahwa di tahun 2023 Jawa Timur ini sudah bebas katarak," kata Gubernur Khofifah seusai meninjau pasien yang menjalani operasi katarak di RSUD dr Soedono, Kota Madiun, Jumat (11/10/2019).

Gubernur Khofifah melihat langsung bagaimana proses operasi katarak di rumah sakit tipe B milik Pemprov tersebut dilakukan.

Meski bakti sosial, dan gratis, namun para pasien yang dibantu program ini tetap ditangani menggunakan teknologi canggih.

"Angka kebutaan di Jawa Timur itu masih cukup tinggi, masih di atas rata-rata nasional. Nah dari angka kebutaan Jawa Timur 80 persen penyebab kebutaan ternyata karena katarak. Harus kita atasi," tegas mantan Mensos ini.

 Khofifah menyebut pihaknya bersama Komite Mata Daerah sudah rapat dan menyiapkan teknis untuk bisa mencicil mengurangi angka kebutaan di Jawa Timur akibat katarak.

"Kita cicil lah, agar bagaimana kita bisa menjadi provinsi yang bebas katarak di 2023," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved