Ribuan Sertifikat Tanah di Trenggalek 'Disekolahkan' Hingga September 2019, Rp 260 M Lebih

Di Kabupaten Trenggalek, ribuan orang menjaminkan sertifikat mereka ke bank untuk mendapat pinjaman dana untuk usaha

Ribuan Sertifikat Tanah di Trenggalek 'Disekolahkan' Hingga September 2019, Rp 260 M Lebih
SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Penyerahan sertifikat tanah program PTSL di Trenggalek 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Menjaminkan sertifikat tanah untuk pinjam uang ke bank memang menjadi salah satu solusi bagi para wirausahawan kecil.

Di Kabupaten Trenggalek, nilai total pinjaman yang dikeluarkan berbagai bank untuk itu naik dalam beberapa tahun terakhir.

Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek menyatakan, Kebanyakan pinjaman dana itu banyak dilakukan untuk kebutuhan berwirausaha. Bukan kebutuhan konsumtif.

Data Kantor Pertanahan menunjukkan, ada 1.001 hak tanggungan atau jaminan pelunasan uang mulai Januari sampai September 2019.

Apabila dinominalkan, nilainya setara Rp 264 miliar lebih.

(Kisah Sukses UMKM Sandal Lucu Sancu Malang, Mulanya Menyasar Anak-anak Malah Disukai Orang Dewasa)

“Tahun belum berganti, tetapi nilainya sudah mendekati nilai sepanjang tahun sebelumnya,” kata Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek Ardi Rahendro, Jumat (11/10/2019).

Pada 2018, jumlah pendaftaran hak tanggungan mencapai 1.423. Jumlah itu setara dengan nilai pinjaman yang dikeluarkan bank Rp 343 miliar.

Jumlah pendaftaran hak tanggungan pada 2017 lebih banyak. Namun secara nominal, angkanya lebih rendah ketimbang tahun 2018.

Ada sebanyak 1.541 pendaftaran hak tanggungan pada tahun itu. Nilai yang dikeluarkan bank sebanyak Rp 340 miliar.

Ardi mengatakan, mayoritas warga menggunakan pinjaman itu untuk keperluan usaha. Indikasinya, kata dia, bisa dilihat ketika proses roya.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved