Semua Tim Liga 1 Putri Kompak Minta PSSI Revisi Jadwal, Dinilai Terlalu Mepet dan Dipaksakan

Jadwal pertandingan babak pendahuluan seri pertama Liga 1 Putri dinilai para pemain sangat mepet. Para pemain mengaku kerepotan.

Semua Tim Liga 1 Putri Kompak Minta PSSI Revisi Jadwal, Dinilai Terlalu Mepet dan Dipaksakan
SURYA/DYA AYU
Arema FC Putri menjalani latihan sebagai persiaaan Liga 1 Putri 2019, Rabu (2/10/2019) sore. 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Jadwal pertandingan babak pendahuluan seri pertama Liga 1 Putri dinilai para pemain sangat mepet.

Nyaris seluruh tim peserta Liga 1 putri mengaku kerepotan dalam membagi waktu untuk recovery dan bermain.

Bahkan ada beberapa kali jadwal pada seri pertama ini yang mengharuskan tim hanya istirahat kurang dari 24 jam.

Hal tersebut dinilai membuat para pemain tampil tak maksimal, kecapekan dan beberapa mengalami cedera.

(2 Pemain Arema FC Gagal Bawa Timnas Menang, Milomir Seslija Tetap Apresiasi: Sudah Berjuang Keras)

Yusrifal Djafar Pelatih PSM Makassar Putri mengatakan, kedepan seharusnya PSSI melakukan evaluasi terkait jadwal pertandingan untuk Liga 1 Putri yang notabene kemampuan fisiknya di bawah pemain sepak bola putra.

"Sangat jelas waktu pertandingan yang sangat mepet jadi faktor kelelahan para pemain, apalagi ini wanita. Secara psikologis tentu wanita dengan laki-laki jauh beda secara fisik, komponen fisik," ucap Yusrifal Djafar, Jumat (11/10/2019).

"Sehingga ini tentu perlu revisi soal jadwal, tidak kami saja, semuanya juga mengeluhkan hal yang sama. Ini Liga profesional," tambahnya.

"Mainnya sama 2x45 menit, laki-laki saja recovery dengan durasi tidak lebih dari 24 jam saja tidak kuat, apalagi ini wanita, belum lagi ada yang menstruasi," ucap Yusrifal.

Yusrifal menjelaskan, ada aturan bermain sekaligus juga ada aturan dalam recovery.

Baginya jadwal yang saat ini diterapkan untuk Liga 1 Putri tidak berdasarkan pada Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia), sehingga perlu di revisi.

(Kalah 0-1 dari Arema FC Putri, Pelatih PSM Makassar Putri Menilai Wasit Kurang Tegas)

"Recovery satu sampai dua hari okelah, tapi kalau sampai di bawah 24 jam itu sulit. Kami sudah berupaya melakukan terapi tapi terapinya juga tidak akan maksimal karena waktu recovery yang sangat singkat," ucap Yusrifal.

"Apalagi kita konsepnya Filanesia, ini bukan Filanesia menurut saya. Filanesia punya aturan kurikulum, di Filanesia tidak ada seperti ini. Saya rasa, belum siap mengadakan Liga seperti ini," jelasnya.

Ia menegaskan, dalam waktu dekat seluruh tim akan meminta pada PSSI untuk mengubah jadwal pertandingan Liga Putri.

"Seri kedua tidak hanya kami, tapi semua tim tentu akan menyuarakan ini. Persipura main terus sampai empat pemainnya cedera, meskipun mereka menang tapi mereka mengeluh karena jadwal yang mepet," tegasnya.

Reporter: Surya/Dya Ayu

(Gol Semata Wayang Sheva Imut Bawa Arema FC Putri Kalahkan PSM Makassar 1-0)

Penulis: Dya Ayu
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved