BREAKING NEWS: Belasan ABG Kumpul di Taman Mundu Mau Tawuran Antar Geng, Dipergoki Polisi Surabaya

BREAKING NEWS: Belasan ABG Kumpul di Taman Mundu Mau Tawuran Antar Geng, Dipergoki Polisi Surabaya.

BREAKING NEWS: Belasan ABG Kumpul di Taman Mundu Mau Tawuran Antar Geng, Dipergoki Polisi Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Polisi Kembali Gagalkan Aksi Geng Allstar yang Diduga Hendak Tawuran dengan KP Jawara 

BREAKING NEWS: Belasan ABG Kumpul di Taman Mundu Mau Tawuran Antar Geng, Dipergoki Polisi Surabaya

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali menggagalkan rencana tawuran antar geng di Surabaya, Sabtu (12/10/2019).

Kali ini, giliran titik kumpul geng All Star yang berada di Taman Mundu Surabaya yang disatroni Polisi.

Operasi itu dipimpin langsung Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

Tri Rismaharini Marahi Anak-anak Anggota Geng yang Hendak Tawuran, Suruh Cium Kaki Ibu

Geng Menteri Ceria Disindir Raffi Ahmad Sudah Bubar dan Berantem, Melaney Ricardo: Jaga Mulut Lo

Dua Pelaku Aniaya Anggota Geng Ngadu ke Kapolrestabes Surabaya, Hajar Korban Karena Curi Motornya

Setidaknya 17 anak dibawah umur diantaranya dua perempuan berhasil diamankan.

BG anak 16 tahun yang masih duduk di kelas 2 Sekolah Menengah Pertama itu mengatakan jika ia hanya duduk dan diajak berkumpul anggota geng lainnya di Taman Mundu, Tambaksari Surabaya.

Saat diinterogasi,BG mengaku tidak berencana melakukan serangan terhadap geng KP Jawara.

"gak ada rencana tarwuran kok. Cuma duduk-duduk saja disini,"akunya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan jika berdasaekan pantauan tim cyber geng ini terindikasi akan melakukan penyerangan di Simo Pomahan Surabaya, markas geng KP Jawara.

"Berdasarkan pantauan tim cyber kami, memang ada komunikasi mengarah kesana (tawuran) kelompok ini akan melakukan penyerangan di Jalan Simo Pomahan Surabaya," kata Sudamiran,Sabtu (12/10/2019) dilokasi.

Ke 17 anaka anggota geng All Star itu akan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan.

Selanjutnya para orang tua dan guru mereka akan dipanggil untuk turut diberi arahan.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved