Kagetnya Pria Sidoarjo Ini Tahu Ponsel Raib di Motor, Pergoki Pasutri Embat HP Langsung Ditangkap

Kagetnya Pria Sidoarjo Ini Tahu Ponsel Raib di Motor, Pergoki Pasutri Embat HP Langsung Ditangkap.

Kagetnya Pria Sidoarjo Ini Tahu Ponsel Raib di Motor, Pergoki Pasutri Embat HP Langsung Ditangkap
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tersangka Herawati beserta barang bukti curiannya, Sabtu (12/10/2019). 

Kagetnya Pria Sidoarjo Ini Tahu Ponsel Raib di Motor, Pergoki Pasutri Embat HP Langsung Ditangkap

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Seorang pasangan suami istri nekat mencuri ponsel di parkiran toko.

Kejadian itu terjadi pada Jumat (11/10/2019) sekitar pukul 17.00 di Jalan Desa Sumokali, tepatnya depan toko sandal New Era.

Kanitreskrim Polsek Candi Iptu Isbahar Buamona, mengatakan, saat itu korban yang bernama Muhammad Ali Sulton (33), warga Desa Grogol Kec. Tulangan, Sidoarjo sedang mengantarkan istrinya membeli sandal untuk anaknya.

Kapolresta Sidoarjo Benarkan Soal Pelaporan Istri Peltu YNS, Ungkap Kini Tahap Pemeriksaan Saksi

Istri Peltu YNS Diperiksa di Polresta Sidoarjo Gergara Postingan Soal Wiranto, Dikawal Satpomau

Aksi Komplotan Pelaku Bawa Mini Bus Curi 2 Motor di Sidoarjo, Sisir Rumah Tak Digembok, Terekam CCTV

"Istrinya masuk terlebih dahulu ke dalam toko. Tak berselang lama, istrinya meminta korban untuk ikut masuk ke dalam toko," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (12/10/2019).

Pada saat dipanggil oleh istrinya, korban meletakkan ponsel yang bermerk Lenovo warna emas silver beserta alat catu daya (power bank) di loker dekat stang sepeda motor bagian kiri.

"Selang tiga menit kemudian, korban lantas mengecek ponsel yang ia letakkan tersebut. Ternyata sudah tidak ada, dan pada saat itu di sebelah motor korban ada suami istri yang berboncengan motor," tambahnya.

Korban kemudian bermaksud menanyakan ke pasutri tersebut apakah melihat ada seseorang yang mengambil ponselnya.

Namun ketika ditanya oleh korban, ternyata ponsel korban berada di tangan pelaku.

"Pelaku yang bernama Herawati (45), warga Jalan Manukan Tirto, Kel. Manukan Kulon Surabaya hendak melarikan diri bersama suaminya yang sudah bersiap untuk kabur. Ternyata pelaku terlebih dahulu ditangkap oleh korban sehingga terjatuh sedangkan suami pelaku langsung melarikan diri," jelasnya.

Setelah berhasil menangkap pelaku, korban kemudian langsung menyerahkannya ke Mapolsek Candi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Pelaku sendiri kita ancam dengan pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun. Kita juga sedang melakukan pengejaran kepada suaminya karena diduga juga ikut terlibat kasus tersebut," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved