Diduga Pemilihan Pengurus Cacat Hukum, Ketua Penilik Kwan Sing Bio Siap Tempuh Jalur Hukum

Ketua Penilik Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro, berang atas ulah inisiator dan fasilitator pemilihan pengurus Kelenteng,

Diduga Pemilihan Pengurus Cacat Hukum, Ketua Penilik Kwan Sing Bio Siap Tempuh Jalur Hukum
SURYA/M SUDARSONO
Pertunjukan Barongsai di halaman Klenteng Kwan Sing Bio pada perayaan HUT Kong Co Kwan Sing Tee Koen ke 1859 

 TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Ketua Penilik Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro, berang atas ulah inisiator dan fasilitator pemilihan pengurus Kelenteng, Minggu (13/10/2019).

Menurut Alim, agenda tersebut tidak sesuai dengan nama yang  di Tuban tersebutdipakai dalam acara yaitu musyawarah umat.

Seharusnya musyawarah umat adalah untuk membahas anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART), yang bakal menjadi acuan pemilihan.

"Pemilihan cacat hukum, saya katakan itu ilegal. Saya bakal gugat secara pidana maupun perdata, dilihat saja, saya tidak main-main," ujar Alim kepada Surya.

Dia menjelaskan, untuk laporan ke polisi sudah dilakukan sebelum acara yang mengatasnamakan musyawarah umat itu dilaksanakan. Namun ternyata tidak diindahkan oleh inisiator acara.

Konflik Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Ketua Umum: Pendataan KTA Umat Sudah 100 Persen

Sayatan Cambuk Tiban: Tak Ada Dendam dan Semua Ingin Segara Turun Hujan

Sedangkan untuk menempuh secara perdata, dia akan menunggu hasil keabsahan pemilihan tersebut. Jika dianggap sah dan legal hingga dapat legitimasi, maka gugatan ke meja hijau akan dilayangkan.

"Ke polisi sudah dilakukan tertuju pada semua inisiator atau pihak yang terkait atas acara pemilihan itu, tinggal menindaklanjuti. Kalau untuk ke pengadilan dilihat perkembangan setelah pemilihan tadi," terangnya.

Dia menambahkan, jika inisiator musyawarah umat tujuannya adalah untuk pemilihan, maka harusnya tidak pilih-pilih dalam mengundang umat.

Alim menyebut, yang diundang dalam acara tersebut tak lain adalah mereka yang pro kelompok inisiator. Bahkan, itu juga bisa disebut kelompok yang ingin mengkudeta pengurus, sekalipun saat ini sudah masa demisioner sejak 2013.

"Harusnya kalau mau pemilihan kan semua dilibatkan, bukan sembunyi-sembunyi. Saya saja tidak dilibatkan, saya ini ketua penilik lho," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved