Pelaku Penganiayaan Anak di Surabaya Bongkar Motifnya, Sebut Tak Terima Anaknya Dicabuli Korban

Kanit Pelayan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni membeberkan motif pelaku penganiayaan berinisial SH (44)

Pelaku Penganiayaan Anak di Surabaya Bongkar Motifnya, Sebut Tak Terima Anaknya Dicabuli Korban
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tangkapan layar video viral dugaan penganiayaan 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kanit Pelayan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni membeberkan motif pelaku penganiayaan berinisial SH (44) warga Tandes Surabaya, terhadap R (12) tetangganya sendiri

Hasil pemeriksaan kepada terlapor atau pelaku penganiayaan itu mengaku jika ia tak terima anaknya dicabuli oleh korban.

"Hasil interogasi penyidik PPA ke terlapor, pemicunya adalah anak terlapor dicabuli oleh korban aniaya," Kata Ruth, Minggu (13/10/2019).

Tak hanya orang tua R yang melaporkan penganiayaan terhadap anaknya, SH yang merupakan pelaku penganiayaan itu juga melaporkan R atas perbuatannya ke Mapolda Jatim.

Polisi Bongkar Hasil Visum Kasus Penganiayaan Anak yang Videonya Viral di Tandes Surabaya, Simak!

Polsek Sedati Sidoarjo Bekuk Dua Pelaku Penganiayaan, Melarikan Diri Selama Dua Tahun

"Terlapor juga melaporkan perkara cabul ke Polda Jatim pada 10 Oktober 2019," tambahnya.

Terkait laporan balik itu, Ruth tak mau menanggapi lebih dalam. Menurutnya, penyidik PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya akan tetap profesional dan fokus pada laporan penganiayaan orang tua R terhadap SH.

"Kita masih jalani pemeriksaan guna penyidikan kasus penganiayaan terhadap R dulu. Untuk laporan cabul di Polda silahkan tanya ke Polda, pastinya jika nanti laporan itu dilimpahkan ke kami, kami tetap akan proses dua-duanya sesuai dengan porsi masing-masing," tandas perwira tiga balok dipundak itu.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved