3 Kepala Daerah di Jatim Ini Beri Pengaruh Besar dalam Penentuan Jagoan PDIP di Pilkada Serentak

PDIP meminta masukan dari kepala daerah yang akan purna tugas dalam melakukan penjaringan para calon kepala daerah jelang Pilkada serentak 2020

3 Kepala Daerah di Jatim Ini Beri Pengaruh Besar dalam Penentuan Jagoan PDIP di Pilkada Serentak
Berbagai Sumber
Kepala Daerah di Jawa Timur dari PDIP yang akan Purna Tugas di tahun 2020 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PDI Perjuangan meminta masukan dari kepala daerah yang akan purna tugas dalam melakukan penjaringan para calon kepala daerah jelang Pilkada serentak 2020.

Mulai dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini; lalu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas; hingga Bupati Ngawi, Budi Sulistyono.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono mengungkapkan masing-masing dari mereka mempunyai forum masing-masing dalam menyampaikan masukan dalam penjaringan calon kepala daerah.

Deni mencontohkan Kanang, sapaan akrab Budi Sulistyono.

(Mandala Shoji Ambil Formulir Pilwali Surabaya ke Nasdem, Relawan: Dia Punya Komitmen Bangun Surabaya)

Sebagai Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim, Kanang dinilai bisa memberikan masukan dalam penjaringan Calon Kepala Daerah terutama di Kabupaten Ngawi.

Sedangkan Tri Rismaharini, akan memberikan masukan di DPP mengingat Tri Rismaharini memang salah satu Ketua DPP PDIP.

"Kalau di DPD (masukan Kanang) memang menjadi ruang diskusi. Sedangkan Bu Risma tentu akan di DPP karena beliau ketua DPP," ucap Deni, Minggu (13/10/2019).

Untuk itu, walaupun berdomisili di Surabaya, Tri Rismaharini tidak memberikan masukan dalam penjaringan di DPC PDIP Kota Surabaya maupun DPD PDIP Jatim.

"Kalau Pak Kanang memberi masukan di DPD, karena beliau pengurus DPD dan menguasai proses mulai dari awal hingga pemetaaan. Saat fit and proper test kemarin juga berdiskusi dengan pak Kanang," lanjut Anggota DPRD Jatim ini.

Adapun Abdullah Azwar Anas yang menurut Deni masih punya kemungkinan untuk dimintai pendapat dalam seleksi calon kepala daerah. Meski Bupati Anas bukan pengurus partai.

"Itu kewenangan DPP, akan menggali lebih dalam mungkin disana (DPP)," pungkasnya 

(Daftar 13 Tokoh yang Ambil Formulir Pilwali Surabaya via Nasdem, Ada Kader PSI & Jubir Khofifah)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved