Tambah Personel di Desa Rawan Konflik saat Pilkades Serentak di Blitar

Polres Blitar Kota menerjunkan 774 personel untuk mengamankan pelaksanan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019 di Kabupaten Blitar.

Tambah Personel di Desa Rawan Konflik saat Pilkades Serentak di Blitar
Surya/samsul hadi
Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar menjelaskan potensi kerawanan di wilayahnya saat pelaksanaan Pilkades serentak, Senin (14/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Polres Blitar Kota menerjunkan 774 personel untuk mengamankan pelaksanan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019 di Kabupaten Blitar.

Ada 55 desa di enam kecamatan di Kabupaten Blitar yang masuk wilayah hukum Polres Blitar Kota ikut menyelenggarakan Pilkades.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan total ada 167 desa di 22 kecamatan di Kabupaten Blitar yang menyelenggarakan Pilkades serentak pada Selasa (15/10/2019). Dari total itu, yang masuk wilayah hukuman Polres Blitar Kota ada 55 desa di enam kecamatan.

Keenam kecamatan yang masuk wilayah hukum Polres Blitar Kota, yaitu, Sanankulon, Srengat, Wonodadi, Udanawu, Ponggok, dan Nglegok. Untuk Wonodadi, Srengat, dan Udanawu masing-masing 10 desa, Nglegok dan Sanankulon masing-masing delapan desa, dan Ponggok ada sembilan desa.

"Total pasukan yang kami terjunkan ada 770 personel," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar usai gelar pasukan pengamanan Pilkades, Senin (14/10/2019).

• Setahun Menganggur, Pria Asal Surabaya ini Nekat Obok-obok tempat parkiran untuk Curi Helm

• Sepeda Motornya Raib, Penghuni Kos di Simokerto Baru Ingat Lupa Amankan Motornya Semalam

• Telat Kembalikan Motor, Pelajar SMP Surabaya Dihajar Temannya Sendiri, Luka Memar di Kepala

Sebanyak 774 personel itu gabungan dari Polres Blitar Kota sebanyak 294 orang, BKO dari lima Polres sebanyak 250 orang, Kodim sebanyak 120 orang, dan Linmas ada 110 orang. Pasukan BKO itu dari Polres Ponorogo, Trenggalek, Kediri Kota, Tulungagung, dan Malang Kabupaten.

"Mulai hari ini, pasukan pengamanan sudah bergeser ke masing-masing desa. Tujuan pengamanan ini untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan, aksi, dan politik uang," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved