Musim Kemarau Panjang, Petani Jagung di Mojokerto Khawatirkan Gagal Panen: Sudah Enam Bulan

Yudha (44), petani jagung asal Dusun Kemantren Wetan, Desa Terusan, Kecamatan Gedheg, Kabupaten Mojokerto, mengaku khawatir dengan kekeringan

Musim Kemarau Panjang, Petani Jagung di Mojokerto Khawatirkan Gagal Panen: Sudah Enam Bulan
SURYA.CO.ID/FEBRIANTO RAMADANI
Fathoni,(47) petani jagung asal Dusun Kemantren Wetan, Desa Terusan, Kecamatan Gedheg, Kabupaten Mojokerto, memasang LPG sebagai bahan bakar sumur bor untuk mengairi lahan jagung miliknya, Selasa (15/10/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Yudha (44), petani jagung asal Dusun Kemantren Wetan, Desa Terusan, Kecamatan Gedheg, Kabupaten Mojokerto, mengaku khawatir dengan kekeringan berkepanjangan yang menimpa tanaman jagung miliknya. 

"Kemarau kali ini lebih lama. Kurang lebih sudah enam bulan," ujarnya Selasa (14/10/2019).

Yudha menambahkan, bila kondisi seperti ini berlanjut. Maka, tanaman jagung miliknya bisa gagal panen lantaran kekurangan air.

"Bisa mengakibatkan bibit jagung berwarna putih. Bukannya berwarna hijau pada umumnya. Sehingga mengalami kerusakan dan tidak bisa dijual," keluhnya.

Diduga Sopir Mengantuk, Pikap Muat Arak Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Arak Berceceran di Jalan

BREAKING NEWS - Ratusan Siswa dan Siswi di Mojokerto Gelar Salat Mohon Hujan di Padang Gersang

Selain itu, lanjut Yudha, kondisi dan tekstur tanah akan mengalami kerusakan. Sehingga, tidak layak untuk ditanami jagung.

"Bisa pecah pecah tanahnya. Kemudian tanahnya retak dan tidak bisa ditanam atau dibajak sawah," ungkapnya.

Kendati sebagian besar warga setempat suka menanam tebu, Yudha mengaku lebih suka menanam jagung lantaran bisa dipanen lebih dari satu kali.

"Tanaman tebu cuma sekali panen habis itu sudah mati. Beda dengan jagung bisa dipanen lebih dari satu kali walau proses penanaman jagung lebih sulit daripada tebu," terangnya.

Kini, Yudha berharap pemerintah bisa mengirim pasokan air guna mengairi lahan jagung miliknya agar tidak mengalami gagal panen.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved