Awalnya Modal Pas-pasan, Irmaya Haryuni Fokus Kembangkan Usaha 'Madame Schotel' Secara Online

Awalnya Modal Pas-pasan, Irmaya Haryuni Fokus Kembangkan Usaha 'Madame Schotel' Secara Online.

Awalnya Modal Pas-pasan, Irmaya Haryuni Fokus Kembangkan Usaha 'Madame Schotel' Secara Online
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Irmaya Haryuni (38), owner produk makaroni bakar, Madame Schotel, Surabaya 

Awalnya Modal Pas-pasan, Irmaya Haryuni Fokus Kembangkan Usaha 'Madame Schotel' Secara Online

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasca dipecat dari pekerjaan karena kanker payudara yang dialaminya, Irmaya Haryuni, perempuan asal Surabaya ini membuka Madame Schotel dengan resep keluarga.

Madame Schotel merupakan usaha rumahan yang bergerak di bidang kuliner makaroni bakar. Irma mulai mendirikannya sejak 2011 lalu, tiga tahun pasca ia didiagnosis kanker.

"Waktu itu saya modalnya ngepas, cuma Rp 300 ribu. Itu untuk beli bahan membuat makaroni bakar saja," ujar Irma.

Kisah Irmaya Haryuni, Derita Kanker Payudara Malah Antarkan Jadi Pengusaha Sukses Madame Schotel

6 Kebiasaan Pagi Hari yang Bisa Memicu Penyakit Kanker, Termasuk Melewatkan Sarapan!

Manfaat Prostesis Payudara Bagi Penyintas Kanker Payudara Pasca Operasi, Bisa Perbaiki Postur Tubuh

Ia lalu belajar membuat produk dari sang ibu. Melihat pada saat itu internet mulai ramai digunakan, Irma pun belajar mengenai branding dan online marketing secara otodidak.

"Karena makaroni bakar ini bahannya ada makaroni, keju juga, jadi saya dari awal membranding produk ini sebagai produk premium dan menengah ke atas," papar alumni Sastra Inggris, Universitas Petra Surabaya itu.

Sampai saat ini, kuliner yang diproduksi di Dukuh Kupang, Surabaya ini dilakukan secara online. Imbuh Irma, kalau dulu bermainnya di media sosial Kaskus dan Facebook Fanpage, kini Madame Schotel lebih fokus pada website dan instagram @madameschotel.

"Karena saya nggak menyediakan ready stock, jadi penjualan online ini yang lebih efektif," jelasnya.

Untuk pemasaran produk melalui online, sejak awal Irma memahami bahwa foto menjadi sesuatu yang sangat penting. Mengaku punya modal yang pas-pasan, Irma pun belajar memotret produk secara otodidak, untuk mengisi media pemasaran onlinenya.

"Intinya kalau mau buka usaha memang harus banyak belajar sih. Apalagi modalnya sedikit, jadi harus modal mau belajar lebih banyak juga," tutur perempuan kelahiran Surabaya itu.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved