Mengenal 'Puntadewa' Aplikasi Pemkot Surabaya, Alat Bantu Hitung Jumlah Warga Non Permanen

Pemerintah Kota Surabaya memiliki aplikasi untuk menghitung jumlah warga non permanen di Kota Surabaya. Aplikasi itu bernama Puntadewa

Mengenal 'Puntadewa' Aplikasi Pemkot Surabaya, Alat Bantu Hitung Jumlah Warga Non Permanen
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji saat ditemui di kantornya, Rabu (16/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya memiliki aplikasi untuk menghitung jumlah warga non permanen di Kota Surabaya.

Aplikasi itu bernama Puntadewa (Himpun Data Demografi Kawasan) yang dikelola Dispendukcapil Kota Surabaya.

Lewat kecanggihan aplikasi ini, warga nonpermanen di Surabaya per 10 Oktober 2019 diketahui berjumlah 1.232 jiwa.

Jangan Panik Saat Api Membakar Tubuh, Segera Bergulung-gulung untuk Matikan Api & Siram Air Mengalir

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengungkapkan, aplikasi tersebut tercetus berdasarkan kebutuhan untuk mendata penduduk non permanen yang tinggal di Surabaya.

"Jadi orang boleh tinggal di mana pun menggunakan Kartu Identitas Penduduk Musiman (KIPM),” kata Agus.

Agus mengatakan, Puntadewa dibuat setelah mengacu pada Permendagri Republik Indonesia nomor 14 tahun 2015, tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen serta Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Agus memastikan pendataan warga nonpermanen ini penting untuk mengetahui jumlah keseluruhan penduduk yang tinggal di Kota Surabaya saat ini.

Kagetnya Ibu Nganjuk Temukan Bayi di Kardus di Poskesdes Saat Sapu Rumah, Ada Tulisan Pesan di Sana

Setelah diketahui secara keseluruhan, lanjut Agus, jumlah itu akan digunakan untuk mengukur dan menghitung kebutuhan warga yang tinggal di Surabaya, seperti kebutuhan penambahan infrastruktur maupun pelayanan publik.

Lebih lanjut Agus mengungkapkan, dirinya juga mengimbau bagi yang belum terdata agar segera mendaftarkan diri.

Pendaftarannya pun bisa dengan menghubungi RT/RW setempat maupun mendaftar secara online di website Dispendukcapil.

Jika mendaftar secara online dan mengikuti seluruh tahapan selanjutnya dapat mengklik tombol simpan.

"Jika semua data benar maka secara otomatis akan di approve. Pendaftar akan mendapatkan barcode yang dapat dicetak sebagai bukti bahwa telah mendaftar,” terang Agus.

Diizinkan Nasdem Ikut Penjaringan Partai Lain, Awey Segera Ambil Formulir Pilkada Surabaya ke PSI

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved