Permintaan Perhiasan dari Jawa Timur Terus Meningkat, Khofifah Lihat Potensi Destinasi Wisata Baru

Khofifah Indar Parawansa melihat ada potensi pariwisata yang bisa dikembangkan dari geliat industri perhiasan di Jawa Timur.

Permintaan Perhiasan dari Jawa Timur Terus Meningkat, Khofifah Lihat Potensi Destinasi Wisata Baru
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Jeffrey Thumewa (APEPI) dan istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak berkeliling area pameran Surabaya International Jewellery Fair 2019 di Hotel Shangri-La Surabaya, Kamis (17/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melihat ada potensi pariwisata yang bisa dikembangkan dari geliat industri perhiasan di Jawa Timur.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, tempat pengrajin perhiasan, baik itu batu mulia, emas, dan lainnya, bisa dijadikan destinasi untuk wisatawan mancanegara dan nusantara.

"Negara asia maupun Eropa telah menyiapkan ruang di mana di industri-industri perhiasan dan emas itu disiapkan titik wisata dengan menunjukkan dan menjelaskan bagaimana proses pembuatannya," ucap Khofifah Indar Parawansa saat ditemui seusai membuka Surabaya International Jewellery Fair 2019 (SIJF 2019), Kamis (17/10/2019).

Dengan mendengar penjelasan seperti jumlah karatnya sampai dengan cerita di balik proses pembuatannya, wisatawan diharapkan tertarik untuk datang dan membeli produk tersebut.

Apalagi produk perhiasan Jawa Timur digemari karena handmade, dan bentuknya yang unik berunsur budaya. Selain itu, Jawa Timur juga kaya dengan berbagai batu mulia, satu di antaranya dari Pacitan.

Tingkatkan Ekspor Industri Perhiasan di Jatim, Gubernur Khofifah Sasar Uni Emirat Arab

Begini Tips Merawat Perhiasan Berbahan Silver dari Yobel Jewellery Manufaktur, Yuk Simak!

"Mereka mungkin terkesima melihat etnik dan detail model dari negara-negara tertentu, termasuk dari Jawa Timur," lanjut mantan Menteri Sosial ini.

Ke depannya, Khofifah Indar Parawansa akan memasukkan pengrajin perhiasan ke dalam katalog destinasi wisata di Jawa Timur, yang diharapkan akan semakin banyak alternatif destinasi wisata, sehingga spending time atau waktu tinggal para wisatawan di Jawa Timur ikut naik.

Khofifah Indar Parawansa juga mengungkapkan, perkembangan industri perhiasan Indonesia tidak bisa dipisahkan dari kontribusi Jawa Timur.

Di mana industri perhiasan Jawa Timur pada semester I tahun 2019 berkontribusi sekitar 49,65 persen terhadap produksi perhiasan nasional.

Nilai Ekspor Perhiasan Terus Meningkat, Kemenperin: Mampu Genjot Ekspor Non Migas Indonesia

HIPPI Berharap Gubernur Jawa Timur Bantu UMKM Hadirkan Produknya di Rest Area Seluruh Jatim

Hal ini didukung oleh 32 unit industri perhiasan skala besar dan menengah, serta 513 unit industri perhiasan skala kecil yang didominasi oleh industri barang perhiasan dan logam mulia.

Permintaan produk perhiasan Jawa Timur, terutama untuk ekspor ke mancanegara, sebut Khofifah Indar Parawansa, terus meningkat setiap tahunnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor produk perhiasan/permata Jawa Timur pada periode Januari-September 2019 telah mencapai USD 2,59 miliar atau meningkat 19,88 persen dibandingkan periode tahun 2018.

Sedangkan produk perhiasan dari logam mulia lainnya, barang perhiasan disepuh atau dipalut dengan logam mulia atau tidak pada periode Januari s/d September mencapai USD 1,43 miliar atau meningkat 71,31 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar USD 1,02 miliar.

VIDEO: Hadiri Peringatan Hari Jadi Jatim ke-74, Pakde Karwo Puji Khofifah yang Rajin ke Grassroots

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved