Breaking News:

Diisukan Jadi Menteri Agama Kabinet Kerja Jilid II, Said Aqil: Tidak Ada Potongan Saya Jadi Menteri

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj diisukan masuk ke dalam kabinet kerja jilid II, Jokowi-Maruf Amin.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Ketua umum PBNU, Said Aqil Siradj saat Ditemui di Kantor PWNU Jatim, Kamis (17/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj diisukan masuk ke dalam kabinet kerja jilid II, Jokowi-Maruf Amin.

Dari susunan kabinet yang beredar di media sosial, KH Said Aqil Siradj bersaing dengan dua nama lainnya yaitu Khotib Aam PBNU, Yahya Cholil Staquf dan Mantan Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi.

Menanggapi hal tersebut, Said Aqil menilai nama-nama itu hanya bereda di media sosial, dan belum tentu benar.

"Yang memasukkan kan medsos, bukan Jokowi," ucap Said Aqil saat ditemui di Kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Al Akbar Timur, Surabaya, Kamis (17/10/2019).

(Jelang Hari HSN, Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj Ziarah ke Makam Para Pendiri NU di Jombang)

Said juga tidak menjawab tegas apakah dirinya siap jika ditunjuk menjadi Menteri Agama.

"Tidak ada potongan saya jadi menteri," lanjutnya.

Pria asal Cirebon tersebut juga enggan mengandai-andai berapa kursi menteri yang harus didapatkan oleh Nahdlatul Ulama.

"Berapa kursi menteri untuk NU itu hak prerogatif presiden," pungkasnya.

(Sertifikasi Halal MUI Tak Lagi Tugas MUI, Ketum PBNU: Yang Penting Bisa Diaudit)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved