Dipilih Jadi Pimpinan KPK di Usia 45, Saat Ada Aturan Minim 50 Tahun, Nurul Ghufron Angkat Bicara

Satu poin yang jadi sorotan di UU KPK hasil revisi, yakni 'usia minimal komisioner KPK 50 tahun'. Padahal Satu orang yang sudah terpilih berusia 45

Dipilih Jadi Pimpinan KPK di Usia 45, Saat Ada Aturan Minim 50 Tahun, Nurul Ghufron Angkat Bicara
ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Nurul Ghufron 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - UU KPK hasil revisi terbilang sudah berlaku sejak Kamis (17/10/2019) kemarin, atau 30 hari setelah disahkan di paripurna DPR, 17 September lalu.

Adapun satu poin yang turut menjadi sorotan di UU KPK hasil revisi, yakni regulasi usia minimal komisioner KPK yakni 50 tahun.

Hal ini menabrak kenyataan bahwa ada satu komisioner baru KPK terpilih yang masih berusia 45 tahun, yakni dosen Universitas Jember Nurul Ghufron.

UU KPK ini memang terbilang kontroversial, berbagai pihak masih menyatakan tidak puas atas hasil revisi UU KPK yang dilakukan oleh DPR RI ini.

(UU KPK Hasil Revisi Mulai Berlaku, Pengamat Ubhara Surabaya : Judicial Review Lebih Baik dari Perppu)

Terlebih sejumlah poinnya dinilai malah akan melemahkan kinerja KPK.

Adapun regulasi soal usia ini tertuang pada Pasal 29 huruf e UU KPK hasil revisi, yang menyebutkan ketentuan umum pimpinan KPK paling rendah 50 tahun.

Padahal, di UU KPK yang lama menyatakan, syarat pimpinan KPK sekurang-kurangnya berumur 40 tahun. 

Menanggapi hal ini, Nurul Ghufron mengaku pilih menunggu UU KPK hasil revisi secara resmi.

Menurut Nurul Ghufron, dia mendengar kabar bahwa draft revisi UU KPK yang diserahkan ke istana negara ada bagian yang typo dan butuh klarifikasi.

Sehingga draft UU KPK itu dikembalikan lagi ke DPR RI.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved