Rumah Politik Jatim

Bawa Surat Bebas Poligami dan KDRT, Politisi NasDem Ikuti Pendaftaran Bacawali Surabaya di PSI

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Vinsensius Awey, mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

SURYA.CO.ID/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Vinsensius Awey, mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sabtu (19/10/2019). Dengan demikian, Awey resmi mengikuti proses penjaringan di PSI sebagai Bakal Calon Walikota (Bacawali) Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Vinsensius Awey, mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sabtu (19/10/2019).

Dengan demikian, Awey resmi mengikuti proses penjaringan di PSI sebagai Bakal Calon Walikota (Bacawali) Surabaya.

Tiba di kantor DPD PSI Surabaya sekitar pukul 15.30 WIB, Awey datang dengan didampingi oleh sejumlah relawan pendukungnya.

Ia disambut oleh Puji Andansari, Ketua Dewan Pertimbangan Daerah PSI DPD Surabaya yang sekaligus Ketua Konvensi Pilwali Surabaya 2020 serta anggota Panitia, Rachmat Musa Budijanto.

Usung Tagline Salam Satu Periode, Haryanto Ikuti Penjaringan di NasDem dan PSI: Saya Gak Ambisi

Di dalam mengembalikan formulir tersebut, Awey juga menyertakan beberapa surat pernyataan sebagai perlengkapan persyaratan.

Di antaranya, surat pernyataan untuk tidak berpoligami, tidak pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga pernyataan bebas korupsi dan intoleransi.

"Beberapa surat pernyataan tersebut kami tandatangan di atas materai," kata Awey kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi usai pengembalian formulir, Sabtu (19/10/2019).

Dengan adanya perlengkapan tersebut, Awey menegaskan keseriusannya untuk mendapatkan rekomendasi pengusungan dari PSI di Pilwali Surabaya 2020.

Apalagi, Awey juga telah mendapatkan ijin dari DPW Partai Nasdem Jawa Timur untuk mengikuti penjaringan Pilkada di partai lain.

"Tahapannya berikutnya, kami siap untuk mengikuti konfensi berupa fit and proper test," tegas Awey.

Wali Kota Risma Ajukan Jagonya untuk Pilwali Surabaya ke PDIP, Hasto Sebut karena Mega & Risma Dekat

Sebelumnya, pengambilan formulir oleh Awey dilakukan pada Jumat (18/10/2019). Bagi Awey, penjaringan di PSI menjadi yang kali kedua setelah sebelumnya juga mendaftar di NasDem.

Beberapa waktu lalu, Awey mengaku sudah bertemu langsung dengan Ketua DPW Nasdem Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi (Jeanette) untuk mengutarakan niatnya mendaftar di partai lain.

"Saya datang ke ketua DPW untuk meminta pandangan beliau terkait rencana saya untuk mendaftarkan diri ke PSI. Hasilnya cukup positif, beliau mempersilakan saya untuk membangun komunikasi politik dengan partai-partai yang ada," ucap Awey.

Mantan anggota DPRD Kota Surabaya ini melanjutkan, Jeanette telah memberikan petunjuk agar dirinya bisa membangun komunikasi dengan partai yang mempunyai kesamaaan ideologi dan kesamaan pandangan dalam membangun kota Surabaya.

Awey melihat, salah satu partai yang sesuai dengan petunjuk dari Jeanette adalah PSI.

"Secara informal, sudah ada ada pembicaraan (dengan PSI), teman-teman dari partai juga sudah melakukan komunikasi politik dengan PSI," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved