Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Tumpeng 7 Meter Hiasi Syukuran Relawan Jokowi-Maruf Amin di Surabaya, Sebut Kini Pro Indonesia Maju

Relawan Jokowi-Maruf Amin di Surabaya menggelar Tasyakuran Kebangsaan untuk menyambut pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin

Tumpeng 7 Meter Hiasi Syukuran Relawan Jokowi-Maruf Amin di Surabaya, Sebut Kini Pro Indonesia Maju
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Tumpeng 7 Meter, Lebar 2 Meter yang menghiasi Tasyakuran Kebangsaan Menyambut pelantikan Jokowi-Maruf Amin di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Minggu (20/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Relawan Jokowi-Maruf Amin di Surabaya menggelar Tasyakuran Kebangsaan untuk menyambut pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin, Minggu (20/10/2019).

Bertempat di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, relawan telah menyediakan tumpeng setinggi 7 meter dan diameter 2 meter.

"Tinggi 7 meter itu bermakna Pak Jokowi presiden yang ke 7, kalau dua meter karena ini merupakan periode kedua pemerintahannya," ucap Ketua Ketua Forum Alumni Jatim #01, Ermawan Wibisono saat ditemui seusai acara.

Nama-nama Tokoh Penting dari Negara Lain yang Bakal Hadir di Pelantikan Presiden Jokowi-Maruf Amin

Dalam kesempatan itu, para relawan juga mengenakan pakaian adat sebagai cerminan kepedulian dalam menjaga tradisi dan budaya.

Mereka berlomba berebut buah-buahan dan sayuran yang tergantung di tumpeng raksasa tersebut.

"Pak Jokowi dan Kiai Maruf punya pekerjaan rumah untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, karena kita tahu kita sedang diserang oleh faham-faham idiologi trans nasional yang membahayakan bagi persatuan dan kesatuan bangsa," lanjut Ermawan.

Ksatria Airlangga dan ASSB Tasyakuran Pelantikan Presiden Jokowi, Ganti Foto JK dengan Maruf Amin

Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini juga berharap masyarakat bisa kembali bersatu dan tidak lagi terpecah belah terbawa Pemilu 2019 yang sudah usai.

"Kita harapkan tidak ada lagi pro Jokowi dan Pro Prabowo, tapi Pro Indonesia maju," ucapnya.

Ke depannya, Ermawan berkomitmen untuk mengawal dan bahkan tidak segan untuk memberikan masukan serta kritik kepada kebijakan presiden dan wakil presiden sekiranya tidak sesuai dengan suara masyarakat.

"Untuk program 100 hari yang pertama, mudah-mudahan kabinet yang disusun sesuai dengan bidangnya masing-masing dan kita harapkan segera bekerja untuk mengejar ketertinggalan selama ini," pungkasnya.

Pernah Viral, Bagaimana Nasib 2 Ajudan Jokowi Pasca Pelantikan Presiden 20 Oktober, Bertahan?

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved