Peserta Schülercamp Indonesia Jadikan Surabaya Inspirasi Pengolahan Sampah dalam Film UmWelten

Film bertema UmWelten atau kampanye lingkungan yang merupakan hasil dari Perkemahan Pelajar (Schülercamp) di Indonesia, di Surabaya

Peserta Schülercamp Indonesia Jadikan Surabaya Inspirasi Pengolahan Sampah dalam Film UmWelten
hefty Suud/Tribunjatim.com
Sambutan dari pimpinan Glocal Films London, Kerstin Rickermann (kanan) Silke Beller (kiri) sebelum pemutaran film UmWelten di Wisma Jerman Surabaya, Senin (21/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Film bertema UmWelten atau kampanye lingkungan yang merupakan hasil dari Perkemahan Pelajar (Schülercamp) di Indonesia, malam ini pertama kalinya diputar di Wisma Jerman Surabaya, Senin (21/10/2019).

20 peserta dalam perkemahan pelajar itu, dibagi menjadi dua kelompok untuk membuat dua film berbeda bertema lingkungan atau UmWelten, dimentori oleh Glocal Films London.

Dalam film pertama, 10 peserta mengeksplorasi masalah lingkungan dalam skala lokal dan nasional, yaitu penumpukan sampah.

Dalam film tersebut, mereka pun mendokumentasikan bagaimana pemerintahan Surabaya mengolah sampah, salah satunya memanfaatkan sandal bekas untuk jogging track di Taman Keputran.

20 Siswa Schülercamp Indonesia, Putar Perdana Film Bertema UmWelten di Wisma Jerman Surabaya

Kebakaran Gunung Argopuro Jdi Jember Masih Terjadi

Mewakili tim film pertama, Mohammad Bintang Al Fayyad mengatakan film itu bertujuan untuk menginspirasi seluruh warga Indonesia untuk mengolah dan memanfaatkan sampah.

"Kalau Surabaya saja bisa, masyarakat di daerah lain pun pastinya bisa mengolah sampahnnya," ujar Bintang yang berasal dari SMAN 3 Tasikmalaya itu.

Dalam film kedua, 10 lainnya mendokumentasikan bagaimana warga Surabaya juga turut berperan melestarikan lingkungan. Salah satunya dengan adanya Alang-alang Zero Waste Store di Jalan Dr.Ir.Soekarno, Surabaya.

"Di film ini, kami ingin menunjukkan apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk melestarikan alam. Dari hal kecil saja, contohnya yang dilakukan Alang-alang itu, tidak menggunakan plastik sekali pakai untuk belanja," jelas RBG Muhammad Adryan Putra AW, perwakilan dari tim film dua.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved