Sungai Asem Rowo Jadi Gudang, Warga Kesulitan Akses ke Kampung, Munculkan Masalah Baru

Sungai Asemrowo sepanjang hampir 1 KM di Kelurahan Genteng Kalianak, Kecamatan Asemrowo Surabaya, telah berubah fungsi menjadi kawasan pergudangan

Sungai Asem Rowo Jadi Gudang, Warga Kesulitan Akses ke Kampung, Munculkan Masalah Baru
TRIBUNJATIM.COM/ADENG SEPTI IRAWAN
Kemacetan Panjang di Jalan Kalianak Surabaya didominasi oleh Truk bertonase besar pada Senin (31/7/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA - Sungai Asemrowo sepanjang hampir 1 KM di Kelurahan Genteng Kalianak, Kecamatan Asemrowo Surabaya, telah berubah fungsi menjadi kawasan pergudangan. Warga sekitar tidak saja resah menjelang musim hujan karena akan menimbulkan banjir.

Tapi pihak gudang kini juga menutup akses ke kampung Genteng Kalianak ini. Dianggap akses ini memicu pencurian di pergudangan milik PT Suri Mulia. Situasi ini yang memicu perwakilan warga bersama kelurahan dan kecamatan melaporkan kondisi tersebut ke DPRD Surabaya, Senin (21/20/2019).

"Kami warga harus memutar hingga 30 menit karena akses kampung diportal pemilik gudang. Warga juga tidak tahu apa-apa saat sungai Asemrowo sudah lama dijadikan gudang pabrik," ucap Heri Budi Budi Santoso.

Warga mendesak kepada pihak gudang untuk membuka portal tersebut. Namun jangka panjangnya, warga tidak ingin mereka menjadi sasaran banjir karena sungai di Asemrowo itu tak lagi berkelok mengitari kampung.

Tapi sungai tersebut kini lurus sehingga daya tampung air menjadi melimpah. Akibatnya sungai itu kerap meluber dan banjir menggenangi kampung. Bahkan warga juga menuturkan bahwa tradisi warga mencari ikan di sungai itu kini tak ada lagi.

Kiper Legendaris Persela Lamongan Choirul Huda Selalu Dikenang, Begini Ungkapan Haru Sang Istri

Kondisi Korban Yang Dibakar Suami di Ketintang Surabaya Membaik, Dokter Izinkan Polisi Memeriksanya

Persepsi Santri Era Millennial Oleh KH Ali Maschan Moesa di Pendopo Pemkab Lamongan

Namun dalam hearing di Komisi C DPRD Kota Surabaya itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati memberikan perhatian serius pada perubahan fungsi sungai menjadi pergudangan.

"Sesuai peta di Google map bahwa jalan sungai kini lurus. Setahu kita itu sungai dulu berkelok. Ini bisa berakibat banjir karena daya tampung air sungai tak berlueanf," kata Erna sambil membuka Google melalui layar proyektor.

Dalam hearing khusus itu menghadirkan sekitar 12 perwakilan warga dan didampingi kelurahan dan kecamatan. Diperoleh keterangan bahwa perubahan sungai menjadi pergudangan itu sudah berproses lama dan kini berdiri deretan pergudangan Asemrowo.

Sejak 1989, areal Sungai Asemrowo itu diuruk. Beberapa tahun kemudian sudah berubah fungsi menjadi pergudangan. Sementara jalur sungai bukan lagi melewati jalur lama melainkan dibuatkan jalur sungai baru yang lurus menembus perkampungan.

Pergudangan tersebut ternyata milik PT Suri Mulia. Pergudangan tersebut menampung semua produk. Hadir dalam hearing yang dipimpin Ketua Komisi C Baktiono itu legal Officer PT Suri Mulia Abdus Sakur.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved