Dideportasi Taiwan, TKI Purworejo ini Ditangkap Polisi Saat Temui Calon Istri, Bawa Pistol

Tenaga Kerja Indonesia asal Purworejo, Jawa Tengah yang sudah 13 tahun bekerja di Taiwan DIdeportasi oleh pemerintah setempat.

SURYA/Firman Rachmanudin
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto dan Wakapolre Pelabuhan Tanjung Perak,Kompol Faisol Amir menunjukkan Waluyo, TKI asal Purworejo yang dideportasi dan kedapatan membawa senjata api. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tenaga Kerja Indonesia asal Purworejo, Jawa Tengah yang sudah 13 tahun bekerja di Taiwan DIdeportasi oleh pemerintah setempat.

Deportasi dilakukan karena ijin tinggal pria bernama Waluyo (41) ini disebut kadaluarsa.

Tak cuma itu, saat dipulangkan ke Indonesia, Waluyo harus berurusan dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena kedapatan bawa senjata api di kardus miliknya.

Pengungkapan itu berawal saat petugas eksepdisi mencurigai sebuah kardus di gudang Jalan Kalianak Surabaya, Senin (21/10/2019) pagi.

(Kasus Penembakan Pelaku Pembalakan Liar Jember, Polda Jatim Tidak Tahan DS Tapi Sita Senjata Apinya)

"Kami bekerjasama dengan Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya yang melihat benda semacam pistol di dalam kardus besar saat melalui proses pemeriksaan x-ray," beber Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Selasa (22/10/2019).

Setelah dicek, dalam paket kardus besar itu ditemukan sebuah senjata api jenis pistol buatan pb Corp yang disimpan di tengah tumpukan pakaian.

"Setelah mendapati itu, kami kerahkan anggota mengecek di alamat pengiriman yang ada di Purworejo. Disana kami mendapat identitas tersangka," tambah Agus.

Tersangka baru bisa ditangkap pada Senin malam di tempat calon istrinya daerah Blitar Jawa Timur.

"Pengirim paket dan penerima paket itu atas nama tersangka semua. Jadi sebelum dipulangkan, tersangka sempat mengemas barang-barangnya dengan kardus ini. Lalu dipaketkan ke alamat rumahnya di Purworejo," tandasnya.

Hasil pemeriksaan labfor, senjata api itu merupakan senjata pabrikan yang aktif.

Meski saat ditemukan, pistol tersebut tak memiliki magazen.

(Kasus Penembakan Pelaku Pembalakan Liar Jember, Polda Jatim Tidak Tahan DS Tapi Sita Senjata Apinya)

 
 

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved