Gelar Apel Peringatan Hari Santri 2019, Forkopimda Jatim & Ratusan Santri Perteguh Spirit Perdamaian

Gelar Apel Peringatan Hari Santri 2019, Forkopimda Jatim & Ratusan Santri Perteguh Spirit Perdamaian.

Gelar Apel Peringatan Hari Santri 2019, Forkopimda Jatim & Ratusan Santri Perteguh Spirit Perdamaian
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Forkopimda dan ratusan santri se-Jatim mengikuti apel peringatan Hari Santri 2019 di Lapangan Mapolda Jatim 

Gelar Apel Peringatan Hari Santri 2019, Forkopimda Jatim & Ratusan Santri Perteguh Spirit Perdamaian

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim menggelar apel peringatan Hari Santri 2019 di Halaman Mapolda Jatim, selasa (22/10/2019).

Apel tersebut tak cuma diikuti oleh pejabat dan jajaran Polda Jatim ataupun anggota TNI.

Namun 2.802 orang perwakilan santri dari seluruh pesantren se-Jatim juga turut berbaris rapi bersama anggota kepolisian dengan pakaian khasnya, baju koko dominasi warna putih, peci dan sarung.

Peringatan Hari Santri Nasional di Surabaya, PCNU Sebut Santri Turut Andil Pertempuran 10 November

VIRAL Video Santri di Tahun 2016 Sebut Prabowo Subianto Menteri Jokowi, Kini Jadi Kenyataan?

Hari Santri Nasional, Bupati Trenggalek Mas Ipin Berharap Santri Sampaikan Pesan Toleransi

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berharap, hari santri tahun ini menjadi momentum bagi kalangan santri untuk berpartisipasi pada pembangunan dan upaya menciptakan keamanan bersama.

"Kami berpesan khususnya para santri memiliki wawasan, kebangsaan keagamaan dan pembangunan sehingga menjadi SDM unggul untuk Indonesia maju," katanya pada awakmedia, selasa (22/10/2019).

Senada dengan harapan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menuturkan, melalui peringatan hari santri itu, kalangan masyarakat pesantren dan santri dapat memberikan sumbangsih perdamaian bangsa.

"kebetulan pesantren-pesantren ini kalau di dalam naskah sambutan amanat Menteri Agama ini bisa dijadikan sebagai laboratorium perdamaian," kata Gubernur Jatim pertama itu.

Melalui itu, lanjut Khofifah, kalangan santri turut menjaga keberagaman dan kemajemukkan masyarakat Indonesia.

"Keberagaman ini marilah kita bangun dengan suasana saling menghormati saling menghargai dan kita bangun Harmoni," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved