Rasa Bangga MA Kanjeng Sepuh Gresik Alumnusnya Jadi Ajudan Wapres, Pasang Banner Besar Sabilul Arif

Rasa Bangga MA Kanjeng Sepuh Gresik Alumnusnya Jadi Ajudan Wapres, Pasang Banner Besar Sabilul Arif.

Rasa Bangga MA Kanjeng Sepuh Gresik Alumnusnya Jadi Ajudan Wapres, Pasang Banner Besar Sabilul Arif
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Siswa MA Kanjeng Sepuh Sidayu mengenakan sarung sebelum salat dhuha berjamaah di sekolah menyambut hari santri, Selasa (22/10/2019). 

Rasa Bangga MA Kanjeng Sepuh Gresik Alumnusnya Jadi Ajudan Wapres, Pasang Banner Besar Sabilul Arif

TRIBUNGRESIK.COM, SIDAYU - Bertepatan dengan hari santri, Madrasah Aliyah Kanjeng Sepuh Sidayu memasang banner salah satu alumni mereka, Kombes Sabilul Alif yang menjadi ajudan Wapres KH Maruf Amin, Selasa (22/10/2019).

Mantan Kapolres Kota Tangerang itu pernah mengenyam pendidikan di sekolah berbasis pondok pesantren tersebut pada tahun 1993.

Kurang Inovasi, Dewan Sebut Kabupaten Gresik Belum Smart City

Diduga Serangan Jantung, WNA Asal Jepang Ditemukan Tewas di Dalam Rumah di Manyar Gresik

Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya Ditetapkan Tersangka, Mangkir Panggilan Kejari Gresik Tiga Kali

Sebagai apresiasi, MA Kanjeng Sepuh Sidayu yang berada di Jalan Pemuda No. 75, Sidayu Gresik itu memasang banner lengkap dengan foto Kombes Sabilul Alif bersama Wapres KH Maruf Amin.

Banner tersebut, dipasang sejak Senin malam. Banner berwarna merah kombinasi kuning itu dipasang di pinggir jalan depan pintu masuk sekolah.

Kepala MA Kanjeng Sepuh Khoirul mengaku bangga, salah satu alumni berhasil menjadi ajudan Wapres. Meskipun sekolah di wilayah Gresik utara.

Awalnya mereka melihat di televisi wajah salah satu alumninya mendampingi Wapres KH Maruf Amin. Senang bukan main, bercampur bangga. Pihak sekolah memberi apresiasi dengan memasang banner.

"Luar biasa, mudah-mudahan pak Sabilul Alif sukses selalu, bisa tetap memberikan yang terbaik buat NKRI, bangsa dan agama. Menjadi tauladan bagi adik-adik kelas di MA Kanjeng Sepuh atau yang lainnya," kata Khoirul, Selasa (22/10/2019) pagi.

Khoirul mengatakan, saat itu Sabilul di sekolah kerap dipanggil Bilul. Dikenal sebagai sosok pendiam dan memiliki kecerdasaan.

"Saya dulu kelas tiga dia kelas satu. Dia itu baik, cerdas displin cekatan anak yang santun. Pribadinya bagus dan pendiam," kata Khoirul.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved