IKM Makanan dan Minuman Serap Banyak Tenaga Kerja, Kemenperin Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang

Kemenperin terus mendorong peran industri kecil dan menengah (IKM) makanan dan minuman dalam pengembangan industri nasional.

IKM Makanan dan Minuman Serap Banyak Tenaga Kerja, Kemenperin Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Direktur IKM Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur, Kementerian Perindustrian, Sri Yunianti saat ditemui usai membuka Workshop Transformasi Industri 4.0 bagi IKM Makanan dan Minuman di Jatim, Rabu (23/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peran industri kecil dan menengah (IKM) makanan dan minuman dalam pengembangan industri nasional.

Direktur IKM Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur, Sri Yunianti mengungkapkan, jumlah unit usaha IKM nasional mencapai 4,4 juta dengan penyerapan tenaga kerja berjumlah 10,1 juta orang.

"Dari jumlah unit usaha tersebut, 1,6 juta atau sekitar 36 persen adalah IKM makanan dan minuman," ucap Sri Yunianti saat ditemui usai membuka Workshop Transformasi Industri 4.0 bagi IKM Makanan dan Minuman di Jatim, Rabu (23/10/2019).

Nilai Ekspor Perhiasan Terus Meningkat, Kemenperin: Mampu Genjot Ekspor Non Migas Indonesia

Untuk mendorong peran dari IKM makanan dan minuman, menurut Sri Yunianti para pelaku IKM harus siap memasuki era revolusi industri 4.0.

"Era 4.0 ini mengintegrasikan dunia online dan lini produksi, dimana semua proses produksi berjalan dengan internet sebagai penopang utama," ucap Sri Yunianti.

Ketika pelaku IKM bisa menggunakan dunia online di semua lini mulai dari produksi hingga penjualan, menurut Sri Yunianti geliat IKM Makanan dan Minuman akan semakin besar.

"Kita bisa tahu bagaimana selera dan standar makanan orang di setiap negara. Kita bisa atur rasa dan kualitasnya lalu kita masukkan ke market place dan bisa di eskpor. Jadi mulai dari produksi hingga pemasaran semua online," ucapnya.

Kemenperin Sebut Indonesia Tengah Revitalisasi Industri Manufaktur di Era Revolusi Industri 4.0

Sri Yunianti melanjutkan Kemenperin telah merancang Making Indonesia 4.0 sebagai roadmap atau peta jalan yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era industri 4.0.

"Pada roadmap tersebut, Industri makanan dan minuman merupakan salah satu dari lima sektor manufaktur yang menjadi fokus untuk penerapan awal industri 4.0," ucapnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved